Pemkab Manggarai Timur dan Save the Children Teken Kerja Sama Perlindungan Anak
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Yayasan Save the Children Indonesia meneken nota kesepahaman di Ruteng pada 4 November 2026 untuk memperkuat perlindungan anak, kesiapsiagaan bencana, dan pendidikan aman.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Ruteng — Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan Yayasan Save the Children Indonesia menandatangani nota kesepahaman pada Rabu, 4 November 2026, di Ruteng. Kesepakatan itu menjadi landasan kerja sama perlindungan anak, pengurangan risiko bencana, dan pendidikan aman.
Mengapa ini penting: Kesepakatan berlaku tiga tahun dan menjadi dasar program perlindungan anak, pengurangan risiko bencana, serta pendidikan aman di Manggarai Timur.
Penandatanganan berlangsung dalam audiensi pemerintah kabupaten dengan Save the Children Indonesia di Hotel Spring Hill, Ruteng. Menurut RRI, kerja sama tersebut mencakup penguatan pemenuhan hak dan keselamatan anak serta dukungan terhadap akses pendidikan yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan.
Nota kesepahaman berlaku selama tiga tahun sejak tanggal penandatanganan. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan yayasan dapat memperpanjangnya melalui persetujuan tertulis bersama sebelum masa berlaku berakhir.
RRI melaporkan kolaborasi itu diarahkan untuk mendorong lingkungan tumbuh kembang yang lebih aman dan menjaga keberlanjutan layanan pendidikan bagi anak-anak di Manggarai Timur. Pelaksanaannya mencakup perlindungan anak, kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana, dan dukungan pendidikan.
Kerja sama ini berlangsung ketika layanan pendidikan di sejumlah wilayah Flores menghadapi dampak gempa. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebut Save the Children bersama mitra lain menyalurkan dukungan psikososial, kelas darurat, dan perlengkapan sekolah di sejumlah kabupaten terdampak, termasuk Manggarai Timur.
Dokumen Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat, yang memuat informasi Kemendikdasmen, menyebut 52 satuan pendidikan di Manggarai Timur terdampak gempa. Dukungan pendidikan darurat tersebut mencakup pengiriman perlengkapan dan pengawalan distribusi melalui koordinasi Satuan Pendidikan Aman Bencana.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Manggarai Barat
594 Guru Ikuti Pelatihan Psikososial Pascagempa di Manggarai Timur
Sebanyak 594 guru dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan dukungan psikososial di Manggarai Timur pada 2–4 November 2026 untuk membantu pemulihan…
Terbaru di Flores Raya

Baca juga





