Kabar Labuan Bajo

Jumat, 9 Oktober 2026

Flores Timur Siapkan Cold Storage 100 Ton di Kampung Nelayan

Kampung Nelayan Merah Putih di Flores Timur disiapkan dengan cold storage hingga 100 ton, pabrik es, jeti, serta gerai pendukung untuk memperkuat distribusi hasil tangkapan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pengambilan Sumpah Jabatan sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Flores Timur Periode 1989-1994 oleh Gubernur NTT, dr.
Foto arsip: Pengambilan Sumpah Jabatan sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Flores Timur Periode 1989-1994 oleh Gubernur NTT, dr. · Foto: Pemerintah Kabupaten Flores Timur. / Wikimedia Commons, Public domain

Flores Timur — Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Flores Timur akan dilengkapi cold storage berkapasitas hingga 100 ton serta pabrik es, jeti atau tambatan perahu, gerai kuliner, gerai perbekalan, dan gerai pasar ikan. Informasi ini diberitakan pada 7 Oktober 2026.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk memperkuat tata kelola hasil perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Cold storage digunakan untuk mempertahankan kualitas ikan sebelum hasil tangkapan masuk ke rantai niaga antardaerah, termasuk peluang pengiriman untuk ekspor.

Hasil tangkapan yang belum terserap akan dibeli oleh Koperasi Desa Merah Putih untuk disimpan di cold storage. Dengan pola itu, ikan tidak harus segera dijual ketika pasokan sedang tinggi atau ketika pembeli belum tersedia.

Pabrik es curah yang dibangun di kawasan tersebut menggunakan air laut sebagai bahan baku. Ketersediaan es ditujukan untuk mendukung penanganan hasil tangkapan setelah nelayan kembali melaut.

Cold storage 100 ton memperkuat rantai niaga ikan Flores Timur

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah pesisir Flores, fasilitas ini relevan karena rantai dingin menentukan mutu ikan sejak pendaratan hingga distribusi. Jeti mendukung tambatan perahu, sedangkan gerai perbekalan dan gerai kuliner melengkapi kegiatan ekonomi di kawasan nelayan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih secara umum mencakup sarana produksi, fasilitas pendukung nelayan, dan pasar ikan. Pemerintah sebelumnya menyebut pembangunan kampung nelayan juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem perikanan dari hulu ke hilir.

RRI melaporkan keterangan tersebut pada 7 Oktober 2026 dengan mengutip penjelasan bahwa kapasitas cold storage mencapai 100 ton. Laporan yang sama menyebut fasilitas pendukung lain di Kampung Nelayan Merah Putih Flores Timur, termasuk pabrik es, jeti, gerai kuliner, gerai perbekalan, dan gerai pasar ikan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.