BNPB Asesmen Desa Sulit Diakses di Kuwus, 1.108 Warga Mengungsi
BNPB melakukan asesmen ke Dusun Coal dan Dusun Dahang di Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat, usai gempa M 7,7 yang mengguncang Flores dan NTT.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Labuan Bajo — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan asesmen lapangan ke desa-desa terdampak gempa di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk memutakhirkan data kerusakan dan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.
Menurut laporan BNPB yang dikutip sejumlah media, asesmen dilakukan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Dusun Coal, Desa Coal, dan Dusun Dahang, Desa Pangga.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menjelaskan penyisiran difokuskan ke dua wilayah tersebut karena aksesnya sulit dan sebelumnya dilaporkan belum mendapatkan bantuan memadai setelah gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026.
Dari pos pendukung di Labuan Bajo, tim gabungan menempuh perjalanan darat sekitar tiga setengah jam menggunakan mobil untuk mencapai Desa Coal dan Desa Pangga yang berada di kawasan perbukitan di sekitar Gunung Mbeliling, Manggarai Barat.
Kerusakan dan pengungsian
Hasil asesmen BNPB yang diberitakan media mencatat 148 rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa di wilayah Kuwus.
- 101 rumah rusak berat;
- 12 rumah rusak sedang;
- 35 rumah rusak ringan.
Dalam laporan yang sama disebutkan 1.108 jiwa mengungsi di Desa Coal.
BNPB juga mencatat lebih dari 20 keluarga di Desa Pangga memilih mengungsi secara mandiri, tidak terpusat di satu lokasi pengungsian.
Menurut penjelasan Abdul Muhari, sebagian warga mendirikan tenda di sekitar rumah yang masih berdiri karena trauma terhadap guncangan dan kekhawatiran akan gempa susulan.
Kondisi pengungsian yang terpencar membuat pendataan dan penyaluran bantuan lebih rumit karena warga yang mengungsi mandiri berpotensi tidak terjangkau bila distribusi bantuan hanya terpusat di lokasi pengungsian utama.
Kebutuhan bantuan dan tantangan logistik
BNPB menyatakan akan memastikan kebutuhan pangan bagi pengungsi yang tidak berada di lokasi pengungsian terpusat.
Sebelumnya, menurut laporan pemerintah kecamatan, bantuan pangan telah mulai didistribusikan ke wilayah terdampak di Kecamatan Kuwus, tetapi asesmen lapangan diperlukan untuk mengetahui kebutuhan lanjutan dan memastikan besaran bantuan yang dibutuhkan.
Durasi perjalanan sekitar tiga setengah jam dari Labuan Bajo menuju Desa Coal dan Desa Pangga menunjukkan tantangan logistik dan akses dalam penanganan bencana di wilayah perbukitan Manggarai Barat.
Gempa utama berkekuatan M 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, memicu peringatan dini tsunami dan menimbulkan guncangan kuat di sejumlah wilayah termasuk Manggarai Barat dan Labuan Bajo.
BMKG mencatat gempa tersebut berpusat 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer, dengan peringatan siaga tsunami untuk beberapa wilayah pesisir termasuk Manggarai Barat bagian utara.
Sejumlah laporan BNPB dan BMKG menyebut gempa dan rangkaian gempa susulan menimbulkan kerusakan bangunan dan infrastruktur di berbagai kabupaten di Flores, termasuk Manggarai Barat.
Konteks penanganan bencana
Asesmen BNPB di Desa Coal dan Desa Pangga pada 20 Agustus 2026 merupakan bagian dari upaya penanganan pascabencana untuk menjangkau desa yang sulit diakses dan mengidentifikasi warga terdampak yang tidak berada di pusat pengungsian.
Data sementara BNPB yang dihimpun media nasional mencatat korban jiwa dan pengungsi dalam skala luas di beberapa kabupaten terdampak gempa M 7,7 di NTT, dengan kerusakan bangunan dari kategori ringan hingga berat.
BNPB dan pemerintah daerah masih melakukan pemutakhiran data kerusakan, korban, dan kebutuhan bantuan seiring berlanjutnya rangkaian gempa susulan di wilayah Flores.
Sumber
- RRI Singaraja - "BNPB Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Kuwus Manggarai Barat"
- IDNVoice - "BNPB Sisir Desa Terpencil di NTT, 148 Rumah Rusak dan Ribuan Warga Mengungsi"
- BMKG - "Gempa Bumi M7,7 – 30 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT"
- MetroTVNews - "Mengenal Peta Isoseismal Gempa NTT dan Cara Membaca Intensitas Guncangannya"
- Kontan - "Gempa Flores M7,7 Picu 1.624 Gempa Susulan, BMKG Ungkap Perkembangan Terbaru"
- BBC News Indonesia - "Gempa NTT: Jumlah korban tewas jadi 103 orang – Apa yang diketahui sejauh ini?"
Berita berikutnya
Kementerian PU Siapkan Air Bersih untuk 7.000 Warga Pulau Palue
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengirim empat tandon air dan menyiapkan survei geolistrik untuk memenuhi kebutuhan sekitar 7.000 warg…
Baca juga




