BMKG Peringatkan Kekeringan dan Gelombang di Selatan Flores
BMKG Sikka memperingatkan dampak musim kemarau di Sikka, Ende, dan Nagekeo, termasuk kelangkaan air bersih serta risiko kebakaran hutan dan lahan. Gelombang selatan Flores mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ende — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sikka mengeluarkan peringatan bagi warga di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo pada 30 September 2026. Peringatan itu mencakup dampak musim kemarau serta gelombang laut di perairan selatan Flores yang dapat mencapai 2,5 meter.
Warga diminta mewaspadai kelangkaan air bersih dan risiko kebakaran hutan dan lahan. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang di ruang publik.
Untuk kondisi laut, perairan utara Flores disebut relatif aman dengan tinggi gelombang 0,5 hingga 1,25 meter. Perairan selatan Flores perlu mendapat perhatian karena tinggi gelombangnya berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Gelombang selatan Flores perlu diperhatikan pelaku pelayaran
Informasi ini penting bagi warga Labuan Bajo dan wilayah pesisir Flores yang merencanakan aktivitas laut. Laporan BMKG lain yang dikutip RRI menyebut potensi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berlaku pada 29 hingga 30 September 2026, mulai Selasa, 29 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga Rabu, 30 September 2026 pukul 08.00 WITA. Perairan Taman Nasional Komodo juga termasuk wilayah yang perlu diwaspadai dalam prakiraan tersebut.
Di daratan, kondisi kering meningkatkan ancaman berkurangnya ketersediaan air dan kebakaran hutan serta lahan. Angin kencang dapat memperbesar risiko pohon tumbang, sehingga perkembangan informasi cuaca resmi BMKG perlu diperhatikan sebelum beraktivitas.
Prakiraan yang dirangkum RRI menyebut cuaca di Sikka, Ende, dan Nagekeo cerah berawan hingga berawan tebal, dengan suhu udara 20-32 derajat Celsius dan angin dominan dari arah utara berkecepatan 10-20 kilometer per jam. Rincian itu menjadi konteks bagi peringatan kekeringan dan kondisi laut pada periode laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Warna Komodo: Mengapa Jantan, Betina, dan Anakan Tampak Berbeda
Warna komodo tidak tunggal: jantan dewasa, betina, dan anakan punya warna berbeda, dan di wilayah Komodo warna juga bisa berbeda antar populasi. Penje…
Terbaru di Flores Raya

Baca juga





