Kementerian PU Usulkan Penanganan Jalur Labuan Bajo–Boleng
Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan penanganan awal ruas Labuan Bajo–Boleng dan Boleng–Terang melalui skema Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan penanganan awal Jalur Lintas Utara Pulau Flores pada ruas Labuan Bajo–Boleng dan Boleng–Terang di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Usulan itu diajukan melalui skema Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah. Jalur yang diusulkan merupakan bagian dari jaringan jalan nonnasional yang menghubungkan Labuan Bajo hingga Maumere.
Ruas Labuan Bajo–Boleng menjadi akses penting Flores utara
Penanganan jalur ini mencakup jaringan sepanjang 418,62 km dari total koridor Labuan Bajo–Maumere sepanjang 472,48 km. Jaringannya melintasi tujuh kabupaten: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
Kementerian Pekerjaan Umum memperkirakan kebutuhan penanganan seluruh jalur mencapai Rp5,2 triliun. Anggaran itu mencakup pekerjaan fisik, desain, pengawasan, manajemen konstruksi, perubahan pekerjaan, dan eskalasi.
Bagi warga dan pengguna jalan di Labuan Bajo serta Boleng, usulan ini berkaitan langsung dengan konektivitas menuju wilayah utara Flores. Pemerintah juga menilai jalur tersebut penting untuk kesiapsiagaan bencana dan kelancaran hubungan antarkabupaten.
Untuk tahap awal, anggaran Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah yang disiapkan sekitar Rp84 miliar. Namun, ruas lain masih memerlukan perencanaan dan sumber pendanaan lanjutan. Pemerintah juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam penyiapan lahan.
Direktorat Preservasi Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga menyebut perencanaan masih berada pada tahap studi kelayakan dan prosesnya sedang berjalan. Penyiapan studi kelayakan serta dokumen lingkungan juga disebut diperlukan pada tahun anggaran 2027 untuk lima kabupaten.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
IWAPI Ende Dorong Pengusaha Perempuan Bangkit Usai Gempa Flores
Selfi Indradewa dilantik memimpin IWAPI Kabupaten Ende pada 12 Oktober 2026. Ia mendorong pengusaha perempuan memulihkan dan mengembangkan usaha setel…
Terbaru di Flores Raya

Baca juga




