UPTD-SPAM Pulihkan Jaringan Air Korban Kebakaran di Congkar
UPTD-SPAM Manggarai Timur membantu Stanislaus Tahu memulihkan jaringan air bersih yang rusak akibat kebakaran rumah di Kampung Wajor Lengko Ajang, Congkar.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Manggarai Timur — Pada 9 Oktober 2026, Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD-SPAM) Kabupaten Manggarai Timur melalui IKK Watu Nggong, Kecamatan Congkar, menyerahkan pipa, aksesori, dan meter air kepada Stanislaus Tahu di Kampung Wajor Lengko Ajang. Bantuan itu diberikan setelah jaringan air bersih di rumah korban ikut terbakar.
Setelah material diserahkan, jaringan sambungan rumah dipasang kembali. Air bersih kemudian kembali mengalir lancar ke rumah Stanislaus Tahu dan keluarganya.
Jaringan air kembali mengalir setelah kebakaran di Congkar
Kebakaran terjadi pada 30 September 2026. Rumah Stanislaus Tahu hangus terbakar, termasuk jaringan air bersih menuju rumahnya. Keluarga itu juga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Kepala UPTD-SPAM Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Yun Aga, menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada pelanggan yang terdampak bencana kebakaran. Material yang diberikan memungkinkan meter air bersih dipasang kembali dan jaringan perpipaan dibangun ulang.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan Pejabat Teknis BLUD Wilayah III Watu Nggong, Tino Karno, bersama seluruh pegawai IKK Watu Nggong. Laporan yang tersedia tidak menyebut agenda lanjutan setelah air kembali mengalir.
Bagi warga Congkar, pemulihan sambungan rumah ini berarti akses air bersih dapat digunakan kembali tanpa menunggu pembangunan jaringan baru dari awal. Bantuan teknis langsung juga menunjukkan pentingnya kesinambungan layanan ketika jaringan pelanggan rusak akibat kebakaran.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
50 Siswa MTs Negeri Manggarai Timur Terima Seragam Pascagempa
Sebanyak 50 siswa MTs Negeri Manggarai Timur menerima seragam dari relawan Solo melalui program Peduli Duka Negeri pada 3 Oktober 2026. Bantuan diberi…
Paling ramai di Ekonomi

Baca juga





