Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 26 September 2026

UMKM Labuan Bajo Mengejar Pesanan Lewat Berbagai Event

Pelaku UMKM di Labuan Bajo kembali mengikuti bazar, festival, dan agenda pariwisata setelah gempa 15 Agustus 2026 mengurangi pesanan. Event membantu membuka akses pelanggan dan pemasukan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Makanan bungkus daun pisang dan piring anyaman bambu di atas meja kayu.
Ilustrasi: Makanan bungkus daun pisang dan piring anyaman bambu di atas meja kayu. · Foto: Firman Marek_Brew / Pexels

Labuan Bajo — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Labuan Bajo berupaya memulihkan pesanan yang berkurang setelah gempa bumi yang mengguncang Flores dan Manggarai Barat pada 15 Agustus 2026. Sejumlah usaha sempat berhenti beroperasi karena pelanggan dan klien belum kembali.

Pelaku usaha memanfaatkan berbagai kegiatan yang digelar di Labuan Bajo setelah masa tanggap darurat berakhir. Bazar, festival, kegiatan komunitas, dan agenda pariwisata menjadi ruang untuk kembali berjualan, memperkenalkan produk, serta membangun jaringan pelanggan.

Istiqomah, pelaku UMKM pentol bakar, mengatakan ia tidak membuka lapak hampir satu bulan sejak 15 Agustus 2026 karena pesanan tidak ada. Ia kemudian kembali memperoleh pemasukan melalui sejumlah event, termasuk Syahbandar Cup di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Dari kegiatan tersebut, pemasukan disebut mencapai Rp1 juta per hari.

Khairun Nisa, pelaku UMKM di Event Parapuar, menyebut kegiatan semacam itu menjadi kesempatan untuk bertemu calon pelanggan dan memulihkan jaringan yang terputus akibat gempa. Menurutnya, pesanan berkurang karena sejumlah klien belum kembali dan kondisi ekonomi menurun.

Event membantu menghidupkan kembali usaha lokal

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat, kembalinya UMKM ke ruang-ruang event berkaitan langsung dengan pilihan tempat berbelanja dan bergeraknya ekonomi setempat. Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan Parapuar menjadi contoh lokasi yang kembali dipakai untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pelanggan.

Pelibatan UMKM dalam kegiatan publik tidak hanya membuka lapak sementara. Aktivitas itu memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, mendapatkan pelanggan baru, dan mengejar pesanan yang sempat hilang setelah gempa.

Para pelaku usaha berharap semakin banyak event yang melibatkan UMKM lokal. Kegiatan yang kembali digelar menjadi salah satu cara yang mereka gunakan untuk menjaga pemasukan sekaligus mendukung pemulihan roda ekonomi di Labuan Bajo.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.