Kabar Labuan Bajo

Minggu, 4 Oktober 2026

Guncangan Magnitudo 6,1 Terasa Kuat di Labuan Bajo

Gempa magnitudo 6,1 di Sumba Barat Daya terasa kuat hingga Labuan Bajo pada Minggu pagi. BMKG menyatakan gempa itu tidak berpotensi tsunami.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lampu gantung berbahan logam tergantung di dalam ruangan dengan latar dinding kayu.
Ilustrasi: Lampu gantung berbahan logam tergantung di dalam ruangan dengan latar dinding kayu. · Foto: cottonbro studio / Pexels

Labuan Bajo — Gempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 06.55 WITA. Getarannya dirasakan hingga Labuan Bajo, Manggarai Barat, dan membuat warga berlarian keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut, sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, pada koordinat 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur. Kedalamannya 10 kilometer.

Di Labuan Bajo, warga merasakan guncangan kuat. Karolina mengatakan dirinya sedang menyuapi anak ketika gempa terasa dan langsung berlari keluar sambil menggendong anaknya. Gantungan di dinding, jendela kaca, lampu, dan pot bunga gantung juga dilaporkan bergoyang.

Gempa terasa di Labuan Bajo, tetapi tidak berpotensi tsunami

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Laporan RRI yang mengutip BMKG mencatat guncangan mencapai skala V MMI di Sumba Barat dan skala IV-V MMI di Manggarai Barat. Skala V MMI berarti getaran dirasakan hampir semua orang dan dapat membuat benda ringan bergoyang.

Bagi warga Labuan Bajo dan kawasan pesisir Manggarai Barat, informasi ini penting untuk membedakan guncangan kuat dari peringatan tsunami. Warga tetap perlu memperhatikan informasi resmi kebencanaan dan memastikan jalur keluar rumah tidak terhalang, terutama saat gempa terasa kembali.

Laporan yang tersedia menyebut pusat gempa berada dekat Kodi, bukan di Labuan Bajo. Namun, jarak dan kedalaman gempa membuat getarannya terasa di wilayah barat Flores. Sampai laporan yang dirujuk di sini, tidak ada keterangan tentang penutupan pelabuhan atau gangguan pelayaran di Labuan Bajo.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Kota Labuan Bajo

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.