27 Puskesmas Sikka Direhabilitasi Setelah Gempa Flores
Sebanyak 27 puskesmas di Sikka direhabilitasi setelah gempa Flores 2026. Sebanyak 23 berada di daratan, empat di kepulauan, dan bangunan modular disiapkan untuk fasilitas yang rusak berat.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Sikka — Sebanyak 27 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sedang direhabilitasi setelah kerusakan akibat gempa Flores 2026. Laporan bertanggal 7 November 2026 menyebut 23 puskesmas berada di daratan dan empat lainnya di wilayah kepulauan.
Penanganan berjalan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan, mulai dari ringan, sedang hingga berat. Untuk fasilitas yang rusak berat, pemerintah menyiapkan bangunan modular sebagai tempat pelayanan sementara. Layanan kesehatan tetap diupayakan berjalan dengan memanfaatkan ruangan yang masih bisa digunakan, sementara bagian bangunan yang sedang diperbaiki dikosongkan.
Rehabilitasi 27 puskesmas menjaga layanan kesehatan Sikka
Data ini penting bagi warga Sikka dan masyarakat yang bepergian atau bekerja di Flores karena rehabilitasi berlangsung di fasilitas kesehatan daratan sekaligus kepulauan. Pembagian 23 puskesmas di daratan dan empat di kepulauan menunjukkan bahwa kebutuhan pemulihan mencakup wilayah dengan akses layanan yang berbeda.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebelumnya menyebut pemulihan gempa Flores memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi setelah masa tanggap darurat. Sikka termasuk salah satu kabupaten terdampak dalam proses tersebut. Pemerintah menargetkan pengerjaan rehabilitasi dan pembangunan fasilitas puskesmas yang sedang berjalan selesai pada akhir Desember 2026.
Bangunan modular dipakai agar pelayanan bagi masyarakat tetap tersedia selama gedung utama dibongkar dan dibangun kembali menggunakan prototipe yang telah ditentukan. Perkembangan layanan di masing-masing puskesmas dapat berbeda sesuai kategori kerusakan dan kesiapan ruang pengganti.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
PELNI Tambah KM Binaiya untuk Layani Penumpang Flores
PELNI menambah KM Binaiya untuk mendukung layanan pelayaran di sejumlah wilayah Flores selama lonjakan perjalanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Terbaru di Flores Raya

Baca juga





