Polres Flores Timur Pantau Pelabuhan dan Wisata Larantuka
Polres Flores Timur memantau pelabuhan, sekolah, kawasan pantai, dan ruas jalan di Larantuka pada 4 November 2026. Polisi menyampaikan imbauan ketertiban kepada warga.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Larantuka — Satuan Samapta Polres Flores Timur berpatroli di sejumlah titik Kota Larantuka pada Rabu, 4 November 2026. Pemantauan mencakup Pelabuhan Penyeberangan Pantai Palo, Pelabuhan Pelni Larantuka, kawasan Pantai Susteran Lebao, area sekolah, dan sejumlah ruas jalan.
Patroli dipimpin KBO Samapta Polres Flores Timur, Aiptu Yoseph Titihalawa, bersama lima personel kepolisian. Petugas menyusuri lokasi pendidikan, pelabuhan, kawasan wisata pantai, serta jalan di sekitar markas Polres Flores Timur.
Di area sekolah, sasaran patroli berada di depan SMP Negeri 1 Larantuka. Polisi juga mendatangi warga, pengemudi, penumpang, pemuda, dan pelajar untuk menyampaikan pesan menjaga ketertiban.
Imbauan yang disampaikan meliputi ajakan menghindari minuman keras, tidak melakukan tindakan kriminal, mematuhi aturan lalu lintas, dan mewaspadai pungutan liar. Pendekatan langsung itu menjadi bagian dari patroli keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli Larantuka menyentuh simpul pelabuhan dan wisata
Bagi warga dan pengunjung Flores Timur, rute ini mencakup titik dengan aktivitas publik yang beragam: pelabuhan penyeberangan, pelabuhan penumpang, sekolah, kawasan pantai, serta jalan di sekitar markas kepolisian. Informasi tersebut berguna bagi pengguna jasa pelabuhan dan warga yang beraktivitas di kawasan Pantai Susteran Lebao.
Polisi menyatakan situasi di sejumlah lokasi terpantau aman dan lancar selama kegiatan. Petugas juga tidak menemukan kejadian menonjol maupun aktivitas kelompok pemuda yang mengonsumsi minuman keras.
Patroli ini melanjutkan pengawasan keamanan di wilayah Kota Larantuka. Laporan berikutnya menyebut kegiatan patroli malam Polres Flores Timur pada 5 November 2026 menyasar titik lain, termasuk Pelabuhan Feri Waibalun, tetapi tidak mengubah rincian patroli pada 4 November 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Data Desa Catat 63 Penyintas Lewotobi Meninggal di Huntara
Data sementara tiga pemerintah desa mencatat 63 penyintas erupsi Lewotobi meninggal di hunian sementara selama 2024–2026. Angka dari beberapa wilayah…
Terbaru di Flores Raya
Berita utama hari ini

Baca juga





