Kabar Labuan Bajo

Rabu, 30 September 2026

Pembelajaran Sekolah di Tiga Kabupaten Flores Mulai Kembali Berjalan

Pembelajaran SMA, SMK, dan SLB di Ende, Ngada, serta Nagekeo mulai berjalan kembali setelah gempa. Sekolah yang rusak menerapkan shift, sementara kerusakan fasilitas di Ende sekitar 20 persen.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: 20160331100536 - Pedestrian suspension bridge heading out of Ende.
Foto arsip: 20160331100536 - Pedestrian suspension bridge heading out of Ende. · Foto: Felix Dance / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Ende — Kegiatan belajar mengajar tingkat SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Ende, Ngada, serta Nagekeo berangsur pulih setelah gempa bumi melanda wilayah tersebut pada Senin, 28 September 2026. Pemerintah menyebut mayoritas sekolah mulai kembali menjalankan pembelajaran secara berkala.

Sekolah yang mengalami kerusakan fisik menyesuaikan kegiatan dengan sistem pembagian waktu atau shift. Pola masuk pagi dan siang digunakan untuk menyesuaikan pemakaian ruang belajar serta mempertimbangkan keselamatan siswa dan guru.

Pemulihan sekolah berlangsung bertahap

Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah V, Abdurachman H.I. Rasyid, sebagian besar satuan pendidikan di wilayah kerjanya telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara berkala dan berangsur normal. Langkah itu juga berkaitan dengan target kurikulum dan kesiapan evaluasi siswa.

Di Kabupaten Ende, tingkat kerusakan fasilitas pendidikan disebut berada di kisaran 20 persen dan masuk kategori rusak ringan. Bangunan sekolah yang terdampak dinyatakan masih aman berdasarkan kondisi konstruksinya, sehingga tetap dapat digunakan dengan penyesuaian.

Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah Flores, perkembangan ini menunjukkan bahwa pemulihan pascagempa tidak berlangsung seragam. Sekolah menyesuaikan kegiatan berdasarkan kondisi bangunan, ketersediaan ruang, serta keselamatan warga sekolah. Proses belajar tetap berjalan meski sebagian sekolah belum dapat menggunakan ruang secara normal.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V terus mendorong sekolah menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi masing-masing tanpa menghentikan kegiatan belajar mengajar. Pemulihan bertahap diharapkan mengembalikan aktivitas sekolah ke kondisi normal sekaligus menjaga hak pendidikan siswa.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores Raya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.