Apa Arti Pemutakhiran Data Disabilitas Manggarai Barat?
Pemkab Manggarai Barat menerima hasil pemutakhiran data disabilitas pada 31 Juli 2026. Pendataan mencatat 2.036 orang, dibandingkan 2.502 data sebelumnya, untuk mendukung layanan inklusif.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 1 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menerima hasil Pemutakhiran Data Penyandang Disabilitas Tahun 2026 pada 31 Juli 2026. Pendataan itu mencatat 2.036 penyandang disabilitas, turun dari 2.502 data sebelumnya.
Hasil pemutakhiran tersebut disiapkan sebagai dasar penyusunan kebijakan, program, dan penganggaran yang lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah menyebut pembaruan basis data penting untuk memperkuat layanan publik yang inklusif.
Mengapa data disabilitas penting bagi warga Manggarai Barat?
Data yang lebih mutakhir membantu pemerintah mengenali kebutuhan penyandang disabilitas ketika merancang layanan dan program sosial. Proses pembaruan menjangkau 144 desa dan kelurahan di 12 kecamatan. Cakupan itu merupakan bagian dari total 169 desa dan kelurahan di Kabupaten Manggarai Barat.
Pemutakhiran dilakukan sebagai tindak lanjut kerja sama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Yayasan Ayo Indonesia pada 15 Juli 2025. Yayasan tersebut mendukung proses melalui aplikasi pendataan, peningkatan kapasitas operator desa, dan pengolahan data.
Setiap desa dan kelurahan mengutus dua enumerator. Mereka lebih dulu mendapat pelatihan sebelum pendataan dilakukan di lapangan. Pemerintah daerah menyatakan hasil ini bukan akhir proses, melainkan pijakan awal untuk menyusun kebijakan dan layanan yang lebih sesuai dengan kondisi penyandang disabilitas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kota Labuan Bajo
BMKG Catat Labuan Bajo Cerah dengan Angin Utara
BMKG mencatat cuaca cerah di Labuan Bajo pada 20 September 2026 pukul 12.00 WITA. Untuk 28 September, prakiraan menyebut cerah hingga cerah berawan de…
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga



