Jumlah komodo di Indonesia: berapa ekor menurut data terbaru?
Jumlah komodo di Indonesia tidak tunggal karena bergantung pada tahun dan cakupan hitung.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Jumlah komodo di Indonesia yang paling sering dirujuk saat ini berada di kisaran 3.000-an ekor, dengan konsentrasi terbesar di Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Angka yang lebih rinci berbeda menurut tahun dan lembaga, karena komodo dihitung lewat monitoring berkala, bukan sensus harian.
Berapa jumlah komodo di Indonesia menurut data terbaru?
Menurut Balai Taman Nasional Komodo yang dikutip sejumlah media pada 2024, populasi komodo di kawasan taman nasional tercatat 3.396 ekor pada 2023. Pada 2024, Kementerian Kehutanan melalui pejabat konservasi spesies dan genetik menyebut komodo berada pada rentang 3.270 ± 371 individu di dalam Taman Nasional Komodo.
Data lain dari kementerian yang sama juga menyebut masih ada 701 ± 131 individu di Pulau Flores dan 177 individu pada areal konservasi eksitu. Ini menunjukkan jumlah komodo tidak hanya terbatas di pulau-pulau inti taman nasional, tetapi juga menyebar di wilayah lain di Flores.
Kenapa angkanya tidak selalu sama?
Perbedaan angka muncul karena sumber, tahun penghitungan, dan cakupan wilayah yang dipakai tidak seragam. Ada yang menghitung hanya komodo di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, ada yang memasukkan populasi di Flores, dan ada pula yang menampilkan estimasi dengan rentang ketidakpastian.
Karena itu, angka 3.396 ekor pada 2023, 3.270 ± 371 individu, dan 701 ± 131 individu tidak saling bertentangan. Masing-masing menjawab pertanyaan yang sedikit berbeda tentang sebaran komodo di Indonesia.
Di mana komodo paling banyak hidup?
Komodo paling banyak terpusat di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Monitoring Balai TN Komodo pada 2023 yang dikutip media menyebut populasi di kawasan taman nasional tersebar di beberapa pulau inti, termasuk Pulau Rinca, Pulau Komodo, Gili Motang, Nusa Kode, dan Padar.
Rangkaian data ini penting bagi pembaca di Manggarai Barat karena menegaskan bahwa Labuan Bajo dan sekitarnya berada di pusat habitat komodo di Indonesia, bukan sekadar pintu masuk wisata. Artinya, isu populasi komodo berhubungan langsung dengan konservasi kawasan di wilayah ini.
Bagaimana tren populasinya dalam beberapa tahun terakhir?
Data yang beredar menunjukkan fluktuasi. Media yang mengutip Balai TN Komodo menyebut populasi komodo di kawasan taman nasional tercatat 2.897 ekor pada 2018, 3.022 ekor pada 2019, 3.163 ekor pada 2020, 3.303 ekor pada 2021, 3.156 ekor pada 2022, 3.396 ekor pada 2023, dan 3.270 ekor pada 2024.
Rangkaian itu memperlihatkan bahwa populasi komodo tidak bergerak satu arah. Naik-turun angka lebih mencerminkan hasil monitoring tahunan dan dinamika lapangan ketimbang perubahan besar dalam waktu singkat.
Jadi, berapa jawaban singkatnya?
Jika yang dimaksud adalah komodo di Indonesia secara umum, jawaban paling aman adalah sekitar 3.000-an ekor, dengan data resmi terbaru yang dikutip pada 2024 menunjukkan 3.270 ± 371 individu di Taman Nasional Komodo dan tambahan populasi di Flores. Untuk angka tunggal yang paling sering dipakai media, data Balai TN Komodo menyebut 3.396 ekor pada 2023.
Bagi pembaca di Manggarai Barat, angka itu sekaligus menegaskan bahwa komodo tetap satwa kunci daerah ini. Selama habitat inti berada di wilayah yang sama, setiap pembaruan data populasi akan langsung menjadi isu lokal, bukan hanya urusan konservasi nasional.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kota Labuan Bajo
Labuan Bajo dimana? Ini letak administratif dan geografisnya
Labuan Bajo berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, di ujung barat Pulau Flores.
Terbaru di Data Mabar

Berita utama hari ini

Baca juga


