Kabar Labuan Bajo

Minggu, 8 November 2026

164 Pekerja Persampahan Manggarai Barat Terima Perlindungan BPJS

Sebanyak 164 pekerja persampahan di Manggarai Barat menerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada 21 Oktober 2026. Iuran selama 12 bulan ditanggung melalui Plastic Circularity Project.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Helm keselamatan kuning, kacamata pelindung, sarung tangan kerja, dan penutup telinga di atas meja kayu.
Ilustrasi: Helm keselamatan kuning, kacamata pelindung, sarung tangan kerja, dan penutup telinga di atas meja kayu. · Foto: The World is a Stage / stocksnap (Openverse), CC0

Labuan Bajo — Sebanyak 164 pekerja persampahan menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada 21 Oktober 2026. Penyerahan itu berlangsung dalam kegiatan sosialisasi dan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja persampahan.

Mengapa ini penting: Sebanyak 164 pekerja persampahan di Manggarai Barat memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran ditanggung selama 12 bulan.

Iuran kepesertaan selama 12 bulan bagi seluruh penerima manfaat ditanggung melalui Plastic Circularity Project yang diinisiasi United Nations Development Programme atau UNDP Indonesia. Program ini memberi perlindungan sosial bagi pekerja yang menghadapi risiko kecelakaan dalam pekerjaan pengumpulan, pengangkutan, penyapuan, dan pemilahan sampah.

Menurut RRI, dari 164 penerima manfaat tersebut, 141 orang merupakan petugas kebersihan lapangan atau pasukan kuning. Sebanyak 23 orang lainnya merupakan pengurus bank sampah yang bertugas di Waste to Energy Facility, TPA Warloka, serta unit bank sampah di Desa Pasir Panjang.

UNDP Indonesia menyebut program di Manggarai Barat mencakup pekerja yang mendukung pengumpulan dan pemulihan sampah di Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya. Program itu didukung The Coca-Cola Foundation melalui Plastics Circularity Project.

Plastic Circularity Project saat ini berfokus di Pulau Rinca, Desa Pasir Panjang. Menurut RRI, program tersebut direncanakan diperluas ke Pulau Mesa di Desa Pasir Putih dan Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng.

UNDP menyatakan perlindungan selama satu tahun merupakan tahap awal. Dengan tambahan 164 pekerja di Manggarai Barat, jumlah pekerja informal yang memperoleh perlindungan melalui proyek tersebut menjadi 289 orang setelah sebelumnya mencakup 125 pekerja di Medan dan Jakarta Utara pada Agustus-September 2026.

Penyerahan kartu dihadiri Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng. Pemerintah daerah menyatakan sosialisasi diperlukan agar peserta memahami manfaat, hak, kewajiban, dan tata cara mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.