Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 10 Oktober 2026

Berapa PDRB Manggarai Barat pada 2024 dan Sektor Terbesarnya?

PDRB Manggarai Barat mencapai Rp4.594,28 miliar pada 2024. Pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang sekitar 37,8 persen, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 4,93 persen.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan dari atas lahan perkebunan berundak yang ditutupi mulsa di lereng bukit hijau.
Ilustrasi: Pemandangan dari atas lahan perkebunan berundak yang ditutupi mulsa di lereng bukit hijau. · Foto: hartono subagio / Pexels

Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Manggarai Barat menurut lapangan usaha mencapai Rp4.594,28 miliar pada 2024, berdasarkan dokumen kajian regional Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang mengutip BPS. Angka itu menggambarkan nilai barang dan jasa yang dihasilkan di wilayah ini, bukan pendapatan pemerintah daerah.

Apa angka PDRB Manggarai Barat pada 2024?

Dokumen Regional Diagnostic Bappeda Manggarai Barat mencatat PDRB daerah sebesar Rp4.594,28 miliar pada 2024, menurut Bappeda Manggarai Barat, 2026, dengan sumber data BPS 2025. Seri yang ditampilkan dalam dokumen itu juga memuat angka Rp4.254,98 miliar sebelum 2024.

Dalam statistik daerah, PDRB dipakai untuk membaca skala kegiatan ekonomi di suatu wilayah. Karena itu, angka tersebut tidak sama dengan PAD, APBD, atau uang yang diterima langsung rumah tangga.

Sektor apa yang paling besar?

Pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menyumbang sekitar 37,8 persen PDRB Manggarai Barat pada 2024, menurut Bappeda Manggarai Barat, 2026. Sektor ini mencakup kegiatan produksi berbasis lahan, hutan, dan perairan.

Artinya, pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat tidak hanya ditentukan oleh pariwisata Labuan Bajo. Struktur tersebut menunjukkan peran sektor primer tetap besar dalam pembentukan ekonomi kabupaten.

Bagaimana pertumbuhan ekonominya?

Laju pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat meningkat dari 4,12 persen pada 2022 menjadi 4,93 persen pada 2024, menurut Bappeda Manggarai Barat, 2026, yang mengutip BPS 2025. Dalam dokumen yang sama, pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur pada 2024 tercatat 3,73 persen.

Perbandingan itu membantu menjelaskan laju pertumbuhan, tetapi tidak berarti seluruh penduduk atau setiap sektor mengalami kenaikan yang sama. PDRB merupakan ukuran agregat ekonomi kabupaten.

Apakah PDRB sama dengan PDRB per kapita?

Tidak. PDRB mengukur nilai produksi barang dan jasa di wilayah Manggarai Barat, sedangkan PDRB per kapita membagi ukuran ekonomi tersebut dengan jumlah penduduk sebagai indikator rata-rata statistik.

BPS Kabupaten Manggarai Barat menerbitkan Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 pada 28 Februari 2025. Publikasi tahunan itu menjadi rujukan statistik daerah, sementara dokumen Bappeda menyebut BPS 2025 sebagai sumber angka PDRB yang digunakan.

Mengapa angka ini penting bagi Manggarai Barat?

PDRB membantu pemerintah dan pembaca melihat sektor yang menopang ekonomi daerah, termasuk sektor primer dan pariwisata. Angka ini sebaiknya dibaca bersama indikator penduduk, kemiskinan, tenaga kerja, serta penerimaan daerah karena PDRB tidak mengukur pemerataan kesejahteraan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Mabar

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.