Kabar Labuan Bajo

Sabtu, 3 Oktober 2026

SPPG 3T Pulau Mesah Diluncurkan, Layani Hampir 600 Penerima Manfaat

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Badan Gizi Nasional meluncurkan SPPG 3T di Pulau Mesah pada 2 Oktober 2026. Layanan ini menyasar 343 anak serta 217 balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sayuran hijau segar dalam wadah prasmanan berbahan logam dengan penjepit makanan.
Ilustrasi: Sayuran hijau segar dalam wadah prasmanan berbahan logam dengan penjepit makanan. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Pulau Mesah — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama Badan Gizi Nasional meluncurkan Sentra Pemenuhan Pangan Gizi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar di Pulau Mesah pada 2 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Layanan Makan Bergizi Gratis di Pulau Mesah menyasar 343 anak dan 217 balita, ibu hamil, serta ibu menyusui sejak peluncuran pada 2 Oktober 2026.

Peluncuran itu menandai dimulainya layanan Makan Bergizi Gratis di wilayah kepulauan tersebut. SPPG Pulau Mesah dinyatakan siap beroperasi untuk melayani pelajar, anak usia dini, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, menurut laporan Radio Republik Indonesia dan rilis Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Sebanyak 343 anak menjadi penerima manfaat dari kelompok pelajar dan anak usia dini. Rinciannya, 270 siswa SD Negeri Pulau Mesah, 59 siswa SMP Negeri 1 Atap Pulau Mesah, dan 14 anak Kelompok Bermain Anemon Jaya.

Program itu juga mencakup 217 penerima manfaat dari kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan demikian, jumlah penerima manfaat mencapai hampir 600 orang.

Pulau Mesah ditetapkan sebagai lokus peresmian SPPG Provinsi Wilayah Timur Indonesia. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyatakan layanan tersebut perlu memanfaatkan pangan lokal sebagai menu utama agar program pemenuhan gizi sekaligus memberi dampak bagi perekonomian setempat.

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat Benediktus Nurdin menyampaikan dorongan agar pelaksanaan SPPG 3T berpihak pada kearifan lokal. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan peluncuran SPPG di Pulau Mesah.

Rincian penerima manfaat yang disampaikan pemerintah menunjukkan bahwa layanan tersebut menyasar kelompok anak dan kelompok rentan di pulau itu. Layanan MBG mulai berjalan setelah peluncuran pada 2 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Manggarai Barat

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.