Kabar Labuan Bajo

Selasa, 22 September 2026

Pasien 85 Tahun dari Pulau Komodo Dirujuk ke RSUD Komodo Labuan Bajo

Seorang laki-laki berusia 85 tahun bernama Yunus dirujuk dari Puskesmas Komodo menuju RSUD Komodo di Labuan Bajo pada 15 September 2026 karena diduga menderita penyakit hati berat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Perairan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Foto arsip: Perairan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. · Foto: Hotel Kaesong / Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0

Pulau Komodo — Seorang laki-laki berusia 85 tahun bernama Yunus dirujuk dari Puskesmas Komodo menuju RSUD Komodo di Labuan Bajo pada 15 September 2026 karena diduga menderita penyakit hati berat.

Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI), Yunus sebelumnya mendapat perawatan awal di Puskesmas Komodo selama kurang lebih delapan jam sebelum diputuskan untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan di Labuan Bajo guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis.

Tenaga kesehatan Puskesmas Komodo menduga pasien mengalami penyakit hati berat berupa sirosis hepatis dekompensata yang disertai penumpukan cairan di perut dan pembengkakan pada tungkai. Petugas juga menyebut kemungkinan kekurangan albumin atau malnutrisi serta dugaan keganasan di rongga perut. Saat akan dirujuk, kondisi umum pasien dilaporkan masih lemas, namun tanda vital lebih stabil dibandingkan saat pertama kali tiba di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Proses rujukan dilakukan melalui jalur laut dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo. RRI memberitakan bahwa evakuasi medis ini difasilitasi tim Padar Heritage Conservation (PHC) menggunakan speed boat Matahari 7 dari Dermaga Pulau Komodo.

Humas PHC, Yoanna Daely, menjelaskan kapal cepat tersebut diberangkatkan dari Dermaga Pulau Komodo pada 15 September 2026 sekitar pukul 16.35 WITA untuk membawa pasien ke Labuan Bajo. Dalam perjalanan, pasien didampingi petugas Puskesmas dan empat anggota keluarga.

Setibanya di Labuan Bajo, pasien direncanakan langsung dibawa ke unit gawat darurat RSUD Komodo untuk pemeriksaan awal, sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh dokter rumah sakit sesuai prosedur rujukan pasien dengan kondisi gawat.

Rujukan Yunus dari Pulau Komodo ini kembali menyoroti tantangan akses layanan kesehatan rujukan bagi warga di pulau tersebut. Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Komodo, Haji Aksan, menyebut belum tersedianya ambulans laut khusus untuk evakuasi medis. Selama ini, warga yang sakit darurat kerap dievakuasi menggunakan perahu nelayan dengan waktu tempuh hingga lima sampai enam jam dari Pulau Komodo ke Labuan Bajo.

Perjalanan dari Pulau Komodo ke Labuan Bajo pada dasarnya hanya dapat ditempuh melalui transportasi laut atau helikopter. Keterbatasan moda evakuasi medis membuat inisiatif bantuan transportasi dari lembaga konservasi dan pihak lain menjadi krusial ketika terjadi kasus gawat darurat seperti yang dialami Yunus.

Kasus rujukan pasien lansia dengan penyakit hati berat ini menambah daftar evakuasi medis dari Pulau Komodo ke Labuan Bajo dalam beberapa tahun terakhir, di tengah kebutuhan peningkatan sarana dan sistem rujukan kesehatan bagi masyarakat di kawasan kepulauan Manggarai Barat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.