Kabar Labuan Bajo

Senin, 5 Oktober 2026

Ombudsman Soroti Air Bersih dan Sekolah Pascagempa Flores

Ombudsman menyebut kebutuhan air bersih dan penampungan air di Desa Paralando belum tertangani. Pembelajaran di Desa Golo Sepang dan desa terdampak lain masih terkendala fasilitas.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah jeriken plastik putih diletakkan di atas lantai batu di luar ruangan.
Ilustrasi: Sebuah jeriken plastik putih diletakkan di atas lantai batu di luar ruangan. · Foto: Alexey Demidov / Pexels

Manggarai Barat — Dalam laporan bertanggal 3 Oktober 2026, Ombudsman Republik Indonesia menyebut kebutuhan air bersih dan sarana penampungan air di Desa Paralando, Kabupaten Manggarai, masih perlu ditangani. Laporan yang sama menyatakan kegiatan belajar mengajar di Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, serta Desa Robek dan Desa Paralando, Kabupaten Manggarai, berlangsung dengan fasilitas yang belum memadai.

Temuan itu berasal dari pemantauan pelayanan publik pascagempa Flores di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Pemantauan berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026, dengan perhatian pada layanan dasar selama masa penanganan dan pemulihan bencana.

Layanan dasar menentukan pemulihan warga Flores

Masalah air bersih di Desa Paralando berkaitan dengan belum tersedianya sarana penampungan air. Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari layanan dasar yang harus dipastikan bagi warga terdampak gempa, bersama layanan kesehatan, pendidikan, pangan, dan tempat tinggal.

Di sektor pendidikan, pembelajaran di Desa Golo Sepang, Desa Robek, dan Desa Paralando masih berlangsung dalam kondisi terbatas. Laporan Ombudsman menyebut fasilitas belajar belum memadai, sehingga keberlangsungan pendidikan tetap menjadi perhatian selama masa transisi menuju pemulihan.

Pemantauan Ombudsman juga mencakup Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, serta sejumlah lokasi di Kabupaten Manggarai. Hasilnya digunakan untuk mendorong pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih dan memastikan layanan pendidikan serta kesehatan tetap berjalan di wilayah terdampak.

Laporan lain tentang pemantauan yang sama menyebut Ombudsman meminta tindak lanjut pemerintah atas persoalan layanan dasar tersebut. Namun, halaman yang ditemukan tidak memuat jadwal penyelesaian khusus untuk sarana penampungan air atau fasilitas pendidikan di desa-desa itu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.