Mengapa Manggarai Barat Memasuki Masa Transisi Pascagempa?
Manggarai Barat memasuki masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 30 hari sejak 12 September 2026. Pemkab memverifikasi lebih dari 2.000 sanggahan warga terkait data dampak gempa.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Kabupaten Manggarai Barat memasuki masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 30 hari setelah masa tanggap darurat gempa berakhir pada 12 September 2026. Pemerintah daerah memusatkan pekerjaan pada verifikasi lebih dari 2.000 data sanggahan warga atas pendataan kerusakan rumah.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, menyampaikan hal itu saat memimpin Apel Kesadaran di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat pada Kamis, 17 September 2026. Tim teknis dari Dinas Cipta Karya turun ke lapangan untuk memeriksa kembali laporan dan mendata kondisi warga terdampak.
Mengapa masa transisi penting bagi warga Manggarai Barat
Perubahan tahap penanganan menentukan cara pemerintah memperbarui data dan menyiapkan pemulihan. Sanggahan warga menjadi bagian dari pemeriksaan ulang agar data kerusakan yang digunakan dalam penanganan sesuai dengan keadaan di lapangan. Data tersebut berkaitan dengan penentuan langkah bantuan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Laporan pemerintah daerah menyebut masa tanggap darurat berakhir pada 12 September 2026. Setelah itu, masa transisi ditetapkan selama 30 hari. Dalam periode ini, verifikasi terhadap lebih dari 2.000 sanggahan berjalan bersamaan dengan pendataan kondisi masyarakat terdampak.
Hasil verifikasi dan kajian tim posko bencana akan menjadi dasar untuk menentukan penanganan berikutnya sesuai perkembangan kondisi serta kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, warga yang mengajukan sanggahan menjadi bagian dari proses pemutakhiran data, sementara pemerintah daerah melanjutkan pemeriksaan lapangan sebelum menetapkan langkah pemulihan.
RRI melaporkan bahwa Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Sikka resmi mengakhiri masa tanggap darurat gempa bumi Flores pada Sabtu, 12 September 2026 dan kemudian memasuki tahap Transisi Darurat ke Pemulihan selama 30 hari. Pemerintah daerah mengevaluasi perkembangan kondisi pascabencana sebelum beralih ke tahap tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Labuan Bajo Tetap Dibuka, Kunjungan Wisatawan Masih Terdampak
Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo tetap dibuka setelah gempa Flores. Namun, kunjungan wisatawan masih terdampak sehingga pemulihan pariwisata memb…
Terbaru di Manggarai Barat

Baca juga





