Mengapa Gelombang Sedang Penting bagi Pelayaran Labuan Bajo
BMKG memperkirakan gelombang sedang di Selat Sape bagian selatan dan Perairan Taman Nasional Komodo pada 23–26 September 2026. Gelombang tinggi hanya diprakirakan di Perairan Selatan Sumba pada 23–24 September.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang sedang di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur, termasuk Selat Sape bagian selatan dan Perairan Taman Nasional Komodo, pada 23–26 September 2026.
Informasi prakiraan berlaku mulai 23 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 26 September 2026 pukul 08.00 WITA. Gelombang sedang berarti tinggi gelombang lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter. Nelayan, operator kapal, dan wisatawan laut perlu menjadikan informasi ini sebagai dasar memeriksa kondisi sebelum berangkat.
BMKG mencatat potensi gelombang sedang juga berada di Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, dan Perairan Selatan Timor-Rote.
Mengapa gelombang sedang penting bagi pelayaran Komodo
Bagi pelayaran dari Labuan Bajo menuju kawasan Taman Nasional Komodo, kategori sedang bukan berarti kondisi laut tanpa risiko. Tinggi gelombang hingga 2,5 meter dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan perjalanan, terutama bagi kapal kecil serta penumpang yang membawa perlengkapan wisata.
BMKG juga memperingatkan gelombang tinggi 2,5 hingga 3 meter di Perairan Selatan Sumba pada 23 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 24 September 2026 pukul 08.00 WITA. Namun, untuk periode 24–25 September dan 25–26 September 2026, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami gelombang kategori tinggi.
Perkiraan tidak menggantikan pemeriksaan kondisi aktual di pelabuhan. Rencana keberangkatan, jenis kapal, dan arahan otoritas setempat tetap perlu diperhatikan sebelum pelayaran. Informasi yang tersedia dalam laporan ini berfokus pada prakiraan BMKG untuk wilayah perairan Nusa Tenggara Timur dan masa berlaku yang disebutkan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
KM Wilis Tiba di Labuan Bajo Sabtu Pagi
KM Wilis dijadwalkan singgah di Labuan Bajo pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 08.00–09.00 WITA sebelum melanjutkan pelayaran menuju Bima, Waikelo, W…
Terbaru di Analisis
Baca juga





