Kabar Labuan Bajo

Selasa, 6 Oktober 2026

Manggarai Timur Tetapkan Transisi Darurat Menuju Pemulihan Gempa

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan transisi darurat menuju pemulihan pada 5 Oktober 2026. Sebanyak 10.140 warga masih mengungsi setelah gempa Flores.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pemandangan Borong, Flores.
Foto arsip: Pemandangan Borong, Flores. · Foto: Felix Dance / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Kabupaten Manggarai Timur — Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status transisi darurat menuju pemulihan penanganan gempa bumi Flores pada 5 Oktober 2026. Penetapan itu berlaku setelah masa tanggap darurat berakhir pada 26 September 2026.

Mengapa ini penting: Status transisi mengubah fokus penanganan ke pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar tetap dipenuhi bagi 10.140 pengungsi di 12 kecamatan.

Ketetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Manggarai Timur Nomor HK/72/Tahun 2026 tentang Penetapan Status Transisi Darurat Kegiatan Pemulihan Bencana Gempa Bumi Flores di Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2026.

Pada fase ini, pemerintah daerah memusatkan penanganan pada pemulihan sarana dan prasarana, aktivitas sosial dan ekonomi, pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan dasar warga di 12 kecamatan.

Data posko bencana per 30 September 2026 mencatat 10.140 warga masih mengungsi. Data yang sama mencatat 31.940 unit infrastruktur rusak, 404 korban luka ringan, 239 korban luka berat, dan 53 orang meninggal.

Pemerintah daerah menyatakan pemenuhan kebutuhan dasar tetap berlangsung selama masa transisi. Kebutuhan itu mencakup air bersih, sanitasi dan higiene, sandang, pangan, pelayanan kesehatan, serta hunian sementara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 2.503 unit hunian sementara direncanakan. Sebanyak 743 unit sedang dibangun dan 17 unit telah selesai, menurut laporan perkembangan penanganan yang dikutip media.

Masa transisi darurat menuju pemulihan dijadwalkan berlangsung selama 90 hari. Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan melanjutkan penanganan pengungsi dan pembangunan hunian sementara selama periode tersebut.

Gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Kabupaten Manggarai Timur termasuk wilayah yang mengalami dampak bencana dan menjalani masa tanggap darurat sebelum memasuki fase pemulihan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.