Manggarai Timur Tetapkan Transisi Darurat Menuju Pemulihan Gempa
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan transisi darurat menuju pemulihan pada 5 Oktober 2026. Sebanyak 10.140 warga masih mengungsi setelah gempa Flores.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kabupaten Manggarai Timur — Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status transisi darurat menuju pemulihan penanganan gempa bumi Flores pada 5 Oktober 2026. Penetapan itu berlaku setelah masa tanggap darurat berakhir pada 26 September 2026.
Mengapa ini penting: Status transisi mengubah fokus penanganan ke pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar tetap dipenuhi bagi 10.140 pengungsi di 12 kecamatan.
Ketetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Manggarai Timur Nomor HK/72/Tahun 2026 tentang Penetapan Status Transisi Darurat Kegiatan Pemulihan Bencana Gempa Bumi Flores di Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2026.
Pada fase ini, pemerintah daerah memusatkan penanganan pada pemulihan sarana dan prasarana, aktivitas sosial dan ekonomi, pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan dasar warga di 12 kecamatan.
Data posko bencana per 30 September 2026 mencatat 10.140 warga masih mengungsi. Data yang sama mencatat 31.940 unit infrastruktur rusak, 404 korban luka ringan, 239 korban luka berat, dan 53 orang meninggal.
Pemerintah daerah menyatakan pemenuhan kebutuhan dasar tetap berlangsung selama masa transisi. Kebutuhan itu mencakup air bersih, sanitasi dan higiene, sandang, pangan, pelayanan kesehatan, serta hunian sementara.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 2.503 unit hunian sementara direncanakan. Sebanyak 743 unit sedang dibangun dan 17 unit telah selesai, menurut laporan perkembangan penanganan yang dikutip media.
Masa transisi darurat menuju pemulihan dijadwalkan berlangsung selama 90 hari. Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan melanjutkan penanganan pengungsi dan pembangunan hunian sementara selama periode tersebut.
Gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Kabupaten Manggarai Timur termasuk wilayah yang mengalami dampak bencana dan menjalani masa tanggap darurat sebelum memasuki fase pemulihan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
50 Siswa MTs Negeri Manggarai Timur Terima Seragam Pascagempa
Sebanyak 50 siswa MTs Negeri Manggarai Timur menerima seragam dari relawan Solo melalui program Peduli Duka Negeri pada 3 Oktober 2026. Bantuan diberi…
Paling ramai di Flores Raya
Baca juga





