Manggarai Barat Memiliki 26 Puskesmas: Apa Arti Angkanya?
Manggarai Barat memiliki 26 puskesmas. Angka resmi ini menunjukkan luas jaringan layanan primer, tetapi belum cukup untuk mengukur pemerataan tenaga, alat kesehatan, dan akses warga.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Manggarai Barat memiliki 26 puskesmas menurut Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat pada 2025. Angka itu menggambarkan jaringan layanan primer di kabupaten ini, tetapi tidak dengan sendirinya menunjukkan pemerataan tenaga kesehatan, kelengkapan alat, atau jarak tempuh warga menuju layanan.
Berapa jumlah puskesmas di Manggarai Barat?
Jumlahnya 26 puskesmas. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyebut seluruh puskesmas telah mendaftarkan warga dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis pada 5 Maret 2025.
Angka tersebut juga muncul dalam laporan kajian regional Bappeda Manggarai Barat yang bersumber dari BPS Kabupaten Manggarai Barat. Dalam rangkaian data yang ditampilkan, jumlah puskesmas mencapai 26 unit pada tahun terakhir yang disajikan.
Apakah semua puskesmas sudah menjalankan layanan yang sama?
Belum tentu. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melaporkan bahwa pada tahap awal Program Cek Kesehatan Gratis, layanan dijalankan oleh dua puskesmas, yakni Labuan Bajo dan Wae Nakeng.
Setelah konsolidasi, seluruh 26 puskesmas disebut telah melaksanakan pendaftaran program pada 5 Maret 2025. Pendaftaran itu berbeda dari bukti bahwa setiap jenis pemeriksaan tersedia di seluruh fasilitas.
Berapa warga yang mengikuti Cek Kesehatan Gratis pada tahap awal?
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mencatat 923 pendaftar pada 5 Maret 2025. Dari jumlah itu, 255 orang hadir menerima pelayanan, sedangkan 325 orang memiliki janji temu; pemerintah daerah menyatakan tingkat kehadiran terhadap janji temu sebesar 78,46 persen.
Laporan yang sama menyebut sejumlah pemeriksaan belum dapat dilakukan karena keterbatasan alat kesehatan, antara lain pemeriksaan kanker usus, fungsi ginjal, hepatitis C, fibrosis atau sirosis hati, serta pemeriksaan perkembangan bayi menggunakan M-CHAT Revised.
Apa arti angka 26 puskesmas bagi pembacaan data kesehatan?
Angka 26 menunjukkan jumlah fasilitas, bukan jumlah dokter, perawat, jenis layanan, atau cakupan penduduk yang terlayani. Karena itu, jumlah puskesmas perlu dibaca bersama data tenaga kesehatan, peralatan, kunjungan, dan lokasi fasilitas sebelum dipakai untuk menilai akses kesehatan antarkecamatan.
BPS menerbitkan Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 pada 28 Februari 2025. Publikasi tersebut menjadi rujukan statistik daerah, sedangkan laporan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memberi konteks pelaksanaan layanan kesehatan pada 2025.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Manggarai Barat
BPBD Manggarai Barat Tunda Distribusi Bantuan Gempa Saat Pilkades
BPBD Manggarai Barat menunda sementara penyaluran bantuan gempa pada hari pemungutan suara Pilkades, 29 September 2026. Bantuan yang tersisa dijadwalk…
Paling ramai di Data Mabar

Baca juga





