Kabar Labuan Bajo

Minggu, 4 Oktober 2026

Golo Mori Sunset Run Digelar pada 3 Oktober Setelah Ditunda Gempa Flores

Golo Mori Sunset Run 2026 berlangsung di The Golo Mori pada 3 Oktober setelah ditunda dari 22 Agustus akibat gempa Flores. Acara ini menyediakan kategori lari 5 kilometer dan jalan santai 2,5 kilometer.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pelari berlutut mengikat tali sepatu lari di atas lintasan lari atletik merah.
Ilustrasi: Seorang pelari berlutut mengikat tali sepatu lari di atas lintasan lari atletik merah. · Foto: Andrea Piacquadio / Pexels

The Golo Mori — InJourney Tourism Development Corporation menggelar Golo Mori Sunset Run 2026 di kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Ajang lari itu merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya ditunda karena gempa bumi yang melanda Flores.

Mengapa ini penting: Kegiatan ini menghidupkan kembali agenda pariwisata di The Golo Mori setelah penundaan akibat gempa dan menyediakan lomba lari 5 kilometer serta jalan santai 2,5 kilometer.

Menurut RRI, kegiatan tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026. Penundaan dilakukan setelah gempa bumi mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores.

Golo Mori Sunset Run 2026 menyediakan kategori lari 5 kilometer dan jalan santai 2,5 kilometer. Para peserta dilepas mulai pukul 17.00 Wita, menurut Detik Bali.

Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengatakan kegiatan itu diharapkan berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Ia menyebut penyelenggaraan tersebut dapat mendukung pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Media Indonesia melaporkan sekitar 600 peserta mengikuti kegiatan itu. Ajang tersebut juga diposisikan sebagai bagian dari pemulihan aktivitas pariwisata Manggarai Barat setelah gempa Flores.

Rangkaian kegiatan

ITDC mengelola kawasan The Golo Mori dan menjadi penyelenggara Golo Mori Sunset Run 2026. Sebelum penundaan, perusahaan itu menetapkan jadwal awal pada 22 Agustus 2026.

Setelah gempa, penyelenggara menyatakan jadwal baru akan disampaikan setelah masa tanggap darurat berakhir. Pelaksanaan pada 3 Oktober menjadi tindak lanjut dari penjadwalan ulang tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Manggarai Barat

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.