Kabar Labuan Bajo

Senin, 5 Oktober 2026

Gempa 4,6 Mengguncang Laut Utara Ruteng, Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG mencatat gempa bermagnitudo 4,6 pada 4 Oktober 2026 di laut sekitar 51 kilometer utara Ruteng, berkedalaman 4 kilometer. Guncangan II–III MMI dan tidak berpotensi tsunami.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Riak gelombang air berbentuk lingkaran konsentris berwarna biru kehijauan.
Ilustrasi: Riak gelombang air berbentuk lingkaran konsentris berwarna biru kehijauan. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Ruteng — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Flores pada Minggu, 4 Oktober 2026 sore. Episenternya berada di laut, sekitar 51 kilometer utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada kedalaman 4 kilometer.

Gempa terjadi pada pukul 17.52.27 WIB. Guncangan dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan intensitas II–III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada tingkat ini, getaran dapat dirasakan nyata oleh beberapa orang, seperti sensasi ketika truk melintas.

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan tsunami. Informasi ini penting bagi warga dan pelaku perjalanan di Ruteng, Manggarai, serta wilayah Flores yang memantau aktivitas gempa susulan.

Gempa utara Ruteng tidak memicu potensi tsunami

Lokasi gempa berada di laut pada koordinat 8,16 derajat Lintang Selatan dan 120,46 derajat Bujur Timur. Kedalamannya yang tercatat 4 kilometer menunjukkan sumber gempa tergolong dangkal, sementara dampak yang dilaporkan berupa guncangan dengan intensitas II–III MMI di Kabupaten Manggarai.

Gempa bermagnitudo 4,6 itu merupakan salah satu guncangan yang terjadi di kawasan utara Manggarai pada Minggu sore. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi. Masyarakat juga diingatkan agar mewaspadai kemungkinan gempa bumi susulan.

Bagi warga, pengunjung, dan pengelola perjalanan dari Ruteng menuju Labuan Bajo, informasi utama saat ini adalah tidak adanya potensi tsunami dari gempa tersebut. Perkembangan aktivitas gempa tetap perlu dipantau melalui kanal resmi BMKG.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.