BPBD Manggarai Mencatat Lima Huntara Telah Selesai
BPBD Kabupaten Manggarai mencatat lima huntara selesai dari alokasi 189 unit per 30 September 2026. Sebanyak 184 unit masih berada dalam berbagai tahap pembangunan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Manggarai — Rekap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai hingga Rabu, 30 September 2026, mencatat lima hunian sementara (huntara) selesai dibangun dari total alokasi 189 unit bagi masyarakat terdampak gempa bumi. Data itu menunjukkan pembangunan masih berjalan di 184 unit lainnya.
Dari keseluruhan alokasi, 41 unit mencatat progres pembangunan di atas 50 persen. Sebanyak 67 unit masih berada di bawah 50 persen, sedangkan 76 unit masih dalam tahap penyiapan atau pematangan lahan dan belum memasuki konstruksi utama.
Lima unit yang selesai tersebar di beberapa wilayah. Satu unit berada di Desa Compang Carep, Kecamatan Langke Rembong; satu unit di Kelurahan Salama, Kecamatan Reok; satu unit di Kelurahan Reo Baru, Kecamatan Reok; dan dua unit di Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri'i.
Progres huntara menentukan waktu warga kembali ke tempat tinggal
Bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, angka progres tersebut berkaitan langsung dengan kapan hunian sementara dapat digunakan. Unit yang masih berada pada tahap lahan belum memasuki konstruksi utama, sehingga prosesnya berbeda dari bangunan yang telah melewati separuh pekerjaan.
Penyiapan lahan tersebar di Desa Bulan sebanyak 22 unit, Desa Golo Mendo 24 unit, Desa Bangka Lao 17 unit, serta Kelurahan Watu dan Tenda masing-masing lima unit. Rincian itu memperlihatkan bahwa pekerjaan tidak terkonsentrasi di satu lokasi, melainkan berlangsung di desa dan kelurahan pada beberapa kecamatan.
Rekap terbaru ini melanjutkan perkembangan pembangunan huntara setelah gempa bumi yang berdampak pada rumah warga di Manggarai. Laporan lain pada 28 September 2026 mencatat empat unit telah selesai, tetapi rincian BPBD per 30 September 2026 memperbarui jumlah unit selesai menjadi lima.
Dengan demikian, pekerjaan berikutnya masih mencakup pembangunan unit dengan progres di atas 50 persen, penyelesaian unit yang progresnya di bawah 50 persen, serta pematangan lahan di sejumlah desa dan kelurahan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
BMKG Catat Gempa M1,8 di Utara Ruteng
BMKG mencatat gempa bermagnitudo 1,8 di 32 kilometer utara Ruteng pada 27 September 2026 pukul 17.42.32 WIB. Pusatnya berada tiga kilometer di bawah p…
Paling ramai di Sosial & Kemanusiaan

Berita utama hari ini

Baca juga





