Berapa Kecamatan, Desa, dan Kelurahan di Manggarai Barat?
Manggarai Barat terdiri atas 12 kecamatan, 164 desa, dan 5 kelurahan. Pembagian ini menjadi dasar membaca layanan pemerintahan dan data pemilih di Labuan Bajo serta wilayah kabupaten.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Manggarai Barat memiliki 12 kecamatan yang mencakup 164 desa dan 5 kelurahan. Pembagian administratif ini menjadi kerangka layanan pemerintahan, pendataan penduduk, dan penyelenggaraan pemilihan di Labuan Bajo serta wilayah lain dalam kabupaten, dengan angka administrasi dirujuk pada BPS, 2025.
Berapa kecamatan dan desa di Manggarai Barat?
Menurut dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Manggarai Barat 2025–2029, kabupaten ini terdiri atas 12 kecamatan, 164 desa, dan 5 kelurahan. Dokumen tersebut mengutip publikasi Kabupaten Manggarai Barat Dalam Angka 2025 dari BPS.
Komodo merupakan salah satu dari 12 kecamatan dan mencakup Labuan Bajo sebagai ibu kota kabupaten. Kecamatan lain yang tercantum dalam data KPU meliputi Boleng, Mbeliling, Sano Nggoang, Macang Pacar, Pacar, Kuwus Barat, Kuwus, Ndoso, Welak, Lembor, dan Lembor Selatan.
Mengapa jumlah desa dan kelurahan penting?
Desa dan kelurahan merupakan tingkat pemerintahan yang langsung berhubungan dengan pelayanan warga serta menjadi satuan wilayah dalam pendataan dan pemilihan. Perbedaan status desa dan kelurahan juga penting ketika membaca dokumen pemerintah, karena keduanya tidak selalu menggunakan struktur administrasi yang sama.
Untuk penyelenggaraan Pilkada 2024, KPU Kabupaten Manggarai Barat mencatat 169 desa/kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan. Angka itu sesuai dengan jumlah 164 desa dan 5 kelurahan dalam dokumen perencanaan daerah.
Berapa pemilih yang tercatat pada Pilkada 2024?
KPU Kabupaten Manggarai Barat menetapkan 199.749 pemilih dalam daftar pemilih tetap Pilkada 2024. Data KPU tersebut terdiri atas 99.214 pemilih laki-laki dan 100.535 pemilih perempuan, tersebar di 587 tempat pemungutan suara.
Komodo memiliki 40.537 pemilih dalam daftar tersebut, sedangkan Lembor memiliki 25.567 pemilih. Angka ini menggambarkan sebaran pemilih dalam satu agenda pemilihan tertentu, bukan jumlah seluruh penduduk kabupaten.
Bagaimana membaca angka administrasi dan pemilih?
Jumlah kecamatan, desa, dan kelurahan adalah data wilayah administratif, sedangkan daftar pemilih tetap adalah data pemilih untuk pemilihan tertentu. Karena itu, angka pemilih dapat berubah melalui pemutakhiran, tanpa berarti jumlah kecamatan atau desa ikut berubah.
Perubahan data pemilih juga memiliki jadwal dan keputusan tersendiri dari KPU. Dokumen administrasi daerah dan keputusan KPU perlu dibaca sesuai tahun serta tujuan datanya agar tidak mencampuradukkan batas wilayah, satuan pemerintahan, dan jumlah pemilih.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Mengapa Pemandu Snorkeling Labuan Bajo Didorong Tegakkan Keselamatan?
Pelatihan dan sertifikasi pemandu snorkeling di Labuan Bajo menempatkan keselamatan wisatawan sebagai kompetensi utama. Pemandu juga berwenang menging…
Terbaru di Manggarai Barat

Berita utama hari ini

Baca juga





