Apa arti days of cover dalam data pangan Manggarai Barat
Days of cover menunjukkan berapa lama stok pangan dapat memenuhi kebutuhan sebelum pasokan berikutnya masuk. TPID Manggarai Barat mengumpulkan data ini di Pasar Lembor dan Pasar Batu Cermin.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Manggarai Barat memperkuat integrasi data pangan melalui pengembangan Satu Data TPID. Langkah ini dibahas dalam rapat di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat pada 1 Oktober 2026.
Data yang hendak dihubungkan mencakup produksi, ketersediaan, stok, arus pasokan, distribusi, logistik, dan perkembangan harga. Dengan kerangka yang sama, pemerintah daerah dapat membaca kondisi rantai pasok secara lebih lengkap, bukan hanya melihat perubahan harga di pasar.
Pemantauan akan diperkuat di Pasar Lembor dan Pasar Batu Cermin. Data lapangan yang dikumpulkan meliputi stok aktual, arus pasokan, kondisi distribusi, serta days of cover. Istilah ini menunjukkan berapa lama stok yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan sebelum pasokan berikutnya masuk.
Dalam pembahasan beras, forum mendorong penyambungan data dari Gabah Kering Giling (GKG) ke beras, stok penggilingan, stok distributor, hingga stok pasar. Neraca pangan yang menunjukkan kondisi agregat belum cukup untuk keputusan jangka pendek tanpa informasi stok aktual di lapangan.
Data stok membantu membaca pasokan di Lembor dan Batu Cermin
Pemantauan harga selama September 2026 menunjukkan rata-rata Koefisien Variasi harga antarwaktu di Pasar Lembor sebesar 3,85 persen dan di Pasar Batu Cermin sebesar 5,34 persen. Perbedaan antarwilayah kedua pasar itu tercatat 9,12 persen.
Angka tersebut menjadi alasan untuk menelusuri komoditas yang memiliki perbedaan harga, termasuk dari sisi produksi, asal pasokan, mutu, biaya logistik, rantai distribusi, dan ketahanan stok. Data days of cover membantu menunjukkan apakah persediaan cukup sampai pasokan berikutnya tiba.
Tindak lanjut rapat mencakup penguatan format Satu Data TPID, rekonsiliasi data beras dari produksi hingga pasar, verifikasi komoditas dengan disparitas harga tinggi, pengumpulan data stok dan days of cover, perluasan basis data logistik pelaku usaha, serta peningkatan kualitas pemantauan di Pasar Lembor dan Pasar Batu Cermin.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
Nama ilmiah komodo: Varanus komodoensis dan arti sebutannya
Nama ilmiah komodo adalah Varanus komodoensis. Istilah ini dipakai dalam sumber pemerintah dan pendidikan untuk menyebut biawak komodo, satwa endemik…
Paling ramai di Manggarai Barat

Baca juga





