24.027 Warga Flores Masih Mengungsi Pascagempa
Monitoring Ombudsman mencatat 24.027 warga masih mengungsi setelah gempa Flores. Data yang sama menyebut 156 orang meninggal dunia dan 1.620 orang mengalami luka-luka.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Flores — Angka terbaru dalam monitoring Ombudsman Republik Indonesia mencatat 24.027 warga masih tinggal di pengungsian setelah gempa bumi tektonik mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026. Data yang sama mencatat 156 orang meninggal dunia dan 1.620 orang mengalami luka-luka.
Pimpinan Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng bersama tim melakukan monitoring pelayanan publik pascabencana di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Pemantauan itu berlangsung ketika sebagian warga masih belum kembali ke rumah dan membutuhkan layanan dasar.
Pengungsian Flores masih berdampak pada layanan dasar
Bagi pembaca di Labuan Bajo dan wilayah Manggarai Barat, data ini penting karena menunjukkan bahwa pemulihan pascagempa belum selesai. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga dengan akses pelayanan publik bagi warga terdampak.
Rangkaian laporan monitoring Ombudsman menyebut pemantauan dilakukan di wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Ombudsman memeriksa kondisi layanan publik, termasuk perkembangan data korban meninggal dunia, pengungsian, kerusakan rumah dan fasilitas umum, serta mekanisme penetapan penerima bantuan.
Gempa bumi tektonik yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 menjadi latar bencana dalam laporan tersebut. Hingga data monitoring yang disampaikan pada 3 Oktober 2026, jumlah warga yang masih mengungsi tercatat 24.027 orang. Korban meninggal dunia tercatat 156 orang, sedangkan 1.620 orang mengalami luka-luka.
Monitoring Ombudsman berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Laporan juga menyebut pemantauan mencakup layanan publik pascabencana di dua kabupaten, yakni Manggarai dan Manggarai Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Gempa 4,7 Guncang Flores, Getaran Terasa di Labuan Bajo
Gempa magnitudo 4,7 mengguncang Flores pada Minggu sore, 4 Oktober 2026. Getaran terasa di Labuan Bajo dan Manggarai Barat, sementara BMKG menyatakan…
Paling ramai di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga





