Puncak Waringin Labuan Bajo: Lokasi, Daya Tarik, dan Jam Kunjung
Puncak Waringin Labuan Bajo merupakan titik pandang kota yang menghadap pelabuhan dan laut, sekaligus ruang ekonomi kreatif dengan unsur arsitektur Manggarai dan aktivitas UMKM.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Puncak Waringin adalah kawasan pandang di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, yang menghadap pelabuhan, laut, dan pulau-pulau di sekitarnya. Kawasan ini juga memuat unsur arsitektur Manggarai serta ruang bagi kegiatan ekonomi kreatif dan kerajinan lokal, menurut Traveloka, 2026, dan BINUS, 2024.
Di mana lokasi Puncak Waringin?
Puncak Waringin berada di Jalan Elang Barat, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Data Referensi Pendidikan Kemendikdasmen, diperbarui 2026, mencantumkan Jalan Puncak Waringin sebagai alamat di wilayah Kelurahan Labuan Bajo.
Posisinya berada di kawasan kota dan menghadap pelabuhan Labuan Bajo. Viro World, 2023, juga mendeskripsikan Puncak Waringin sebagai titik pandang yang terkait dengan kawasan Labuan Bajo.
Apa yang bisa dilihat dari Puncak Waringin?
Daya tarik utamanya adalah pandangan ke pelabuhan, laut, dan gugusan pulau di sekitar Labuan Bajo. GetYourGuide, 2026, menyebut titik ini menghadap pelabuhan Labuan Bajo dan pulau-pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo.
Traveloka, 2026, mencatat kawasan tersebut memadukan arsitektur khas Manggarai dengan fasilitas modern. Uraian itu juga menyebut galeri dan kios kerajinan sebagai bagian dari aktivitas di kawasan Puncak Waringin.
Apakah Puncak Waringin hanya tempat melihat pemandangan?
Tidak. Selain fungsi sebagai titik pandang, kawasan ini dipakai untuk kegiatan ekonomi kreatif dan pengenalan kerajinan lokal. BINUS, 2024, mencatat pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM serta pariwisata di Puncak Waringin.
Traveloka, 2026, menyebut kain tenun, kerajinan tangan, dan kopi Flores sebagai produk yang tersedia di galeri atau kios kawasan. Informasi itu menggambarkan Puncak Waringin sebagai ruang wisata kota yang bersinggungan dengan aktivitas usaha warga.
Kapan waktu berkunjung dan apakah ada tiket masuk?
Traveloka, 2026, mencantumkan jam operasional setiap hari pukul 06.00 hingga 21.00 WITA dan menyatakan tiket masuk gratis. Karena informasi tarif dapat berubah, keterangan biaya sebaiknya dipahami sesuai tanggal pembaruan sumber tersebut.
Traveloka, 2026, menyarankan rentang pukul 17.00 hingga 18.30 WITA untuk menikmati matahari terbenam. GetYourGuide, 2026, juga menggambarkan kawasan ini sebagai titik yang digunakan untuk menikmati panorama pada sore hari.
Mengapa Puncak Waringin penting bagi kota?
Puncak Waringin mempertemukan fungsi ruang publik, panorama pelabuhan, identitas budaya, dan kegiatan ekonomi kreatif dalam satu kawasan kota. Catatan BINUS, 2024, menunjukkan keterkaitannya dengan penguatan UMKM dan pariwisata di Labuan Bajo.
Bagi warga dan pengunjung, lokasinya menjadikan perubahan wajah kota—dari kawasan darat menuju pelabuhan dan laut—terlihat dari satu titik. Namun, informasi operasional dan tarif tetap perlu merujuk pada pengumuman pengelola atau pemerintah daerah ketika berkunjung.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores Raya
Pariwisata Flores: Seberapa Besar Pergerakan Wisatawan di NTT?
Data BPS menunjukkan perjalanan domestik menjadi penggerak utama pariwisata NTT pada Juli 2025, sementara Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian…
Paling ramai di Kota Labuan Bajo

Baca juga





