Kabar Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026

Polres Manggarai Bantu Siswa SDK Gapong Pulihkan Trauma Gempa

Polres Manggarai menggelar trauma healing dan menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa SDK Gapong, Desa Gapong, Cibal, pada 28 September 2026 setelah gempa 15 Agustus 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ruang kelas berdinding batu dengan deretan meja kayu kosong dan rak buku.
Ilustrasi: Ruang kelas berdinding batu dengan deretan meja kayu kosong dan rak buku. · Foto: Hasan şen / Pexels

Cibal — Personel Polres Manggarai menggelar trauma healing dan menyalurkan bantuan sarana pendidikan bagi siswa SDK Gapong, Desa Gapong, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, pada Senin, 28 September 2026 pagi. Kegiatan ini dilakukan setelah gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai pada 15 Agustus 2026.

Polwan Polres Manggarai bersama Kapolsek Cibal dan anggota Polsek Cibal mendampingi para siswa melalui kegiatan yang dikemas dengan permainan dan aktivitas bersama. Bantuan dari AKPOL Polwan RI mencakup perlengkapan belajar, seragam, tas, alat tulis, makanan ringan, dan botol minum.

Bantuan sekolah menjaga kegiatan belajar di Gapong

Gempa tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas publik, termasuk bangunan sekolah, serta meninggalkan ketakutan pada anak-anak usia sekolah. Trauma healing diarahkan untuk membantu memulihkan semangat, keceriaan, dan rasa percaya diri siswa setelah bencana.

Rincian bantuan yang dilaporkan meliputi 1 lembar papan tulis whiteboard, 2 buah penghapus whiteboard, 12 pcs spidol whiteboard, 20 pcs tas sekolah warna hitam, 26 pasang kaus kaki SD, 20 set seragam SD perempuan, dan 10 set seragam SD laki-laki.

Paket alat tulis terdiri atas 150 buku tulis, 25 buku gambar, 50 tempat penyimpanan bolpoin, 120 bolpoin, 60 pensil, 80 penghapus, 60 rautan, 25 mistar, serta 120 krayon minyak. Bantuan konsumsi dan minuman yang disebut dalam laporan RRI mencakup 3 dos Biskuit Marine atau 270 bungkus serta 60 pcs botol minum plastik.

Polres Manggarai menyatakan kegiatan tersebut ditujukan agar semangat belajar anak-anak tetap terjaga dan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan aman, nyaman, dan normal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.