Kabar Labuan Bajo

Jumat, 9 Oktober 2026

Pariwisata Flores: Seberapa Besar Pergerakan Wisatawan di NTT?

Data BPS menunjukkan perjalanan domestik menjadi penggerak utama pariwisata NTT pada Juli 2025, sementara Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian hotel berbintang tertinggi dalam rilis provinsi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lengan seseorang bertumpu di atas koper perjalanan di bawah sinar matahari.
Ilustrasi: Lengan seseorang bertumpu di atas koper perjalanan di bawah sinar matahari. · Foto: Eminent Luggage / Pexels

Pariwisata Nusa Tenggara Timur pada Juli 2025 ditopang terutama oleh perjalanan wisatawan domestik, sementara Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang tertinggi di provinsi itu. Data ini menunjukkan Labuan Bajo berada dalam arus wisata regional yang lebih luas, bukan berdiri sendiri.

Berapa banyak wisatawan yang bergerak di NTT?

Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Juli 2025 terdapat 981.528 perjalanan wisatawan nusantara menuju NTT. Pada bulan yang sama, wisatawan dari NTT mencatat 1.002.652 perjalanan, menurut BPS.

BPS juga mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT sebanyak 25.155 kunjungan pada Juli 2025. Angka itu mencakup kedatangan melalui pintu darat, udara, dan laut.

Apa arti angka itu bagi Flores bagian barat?

Data tersebut menggambarkan skala pergerakan wisata di tingkat provinsi, bukan jumlah wisatawan yang seluruhnya datang ke Labuan Bajo atau kabupaten-kabupaten Flores. Karena itu, angka NTT tidak dapat dibaca sebagai jumlah kunjungan khusus ke Manggarai Barat.

Menurut BPS, 91,95 persen perjalanan wisatawan nusantara menuju NTT pada Juli 2025 berasal dari perjalanan dalam provinsi. Angka itu menunjukkan pasar domestik NTT memiliki peran besar dalam pergerakan wisata, termasuk bagi kawasan Flores.

Bagaimana posisi Manggarai Barat?

Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang sebesar 73,53 persen pada Juli 2025, menurut BPS. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara kabupaten yang disebut dalam rilis BPS untuk bulan itu.

Tingkat penghunian kamar mengukur persentase kamar hotel berbintang yang terjual atau terisi, bukan jumlah wisatawan dan bukan pula jumlah perjalanan. Karena itu, indikator ini lebih tepat untuk membaca pemanfaatan akomodasi.

Apakah pintu masuk menentukan gambaran pariwisata Flores?

Pada Juli 2025, sebanyak 83,61 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT masuk melalui pintu darat, sedangkan pintu udara menyumbang 15,10 persen dan pintu laut 1,29 persen, menurut BPS.

Komposisi itu adalah statistik NTT secara keseluruhan. Angka tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan komposisi akses wisatawan ke Labuan Bajo tanpa data khusus pintu masuk atau kabupaten.

Kesimpulannya apa?

Jawaban singkatnya: pariwisata Flores bagian barat berada dalam pasar NTT yang didominasi perjalanan domestik, sementara Manggarai Barat menonjol dalam pemanfaatan hotel berbintang. Namun, setiap angka harus dibaca sesuai wilayah dan indikator yang diukur.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.