Pariwisata Flores: Seberapa Besar Pergerakan Wisatawan di NTT?
Data BPS menunjukkan perjalanan domestik menjadi penggerak utama pariwisata NTT pada Juli 2025, sementara Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian hotel berbintang tertinggi dalam rilis provinsi.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Pariwisata Nusa Tenggara Timur pada Juli 2025 ditopang terutama oleh perjalanan wisatawan domestik, sementara Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang tertinggi di provinsi itu. Data ini menunjukkan Labuan Bajo berada dalam arus wisata regional yang lebih luas, bukan berdiri sendiri.
Berapa banyak wisatawan yang bergerak di NTT?
Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Juli 2025 terdapat 981.528 perjalanan wisatawan nusantara menuju NTT. Pada bulan yang sama, wisatawan dari NTT mencatat 1.002.652 perjalanan, menurut BPS.
BPS juga mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT sebanyak 25.155 kunjungan pada Juli 2025. Angka itu mencakup kedatangan melalui pintu darat, udara, dan laut.
Apa arti angka itu bagi Flores bagian barat?
Data tersebut menggambarkan skala pergerakan wisata di tingkat provinsi, bukan jumlah wisatawan yang seluruhnya datang ke Labuan Bajo atau kabupaten-kabupaten Flores. Karena itu, angka NTT tidak dapat dibaca sebagai jumlah kunjungan khusus ke Manggarai Barat.
Menurut BPS, 91,95 persen perjalanan wisatawan nusantara menuju NTT pada Juli 2025 berasal dari perjalanan dalam provinsi. Angka itu menunjukkan pasar domestik NTT memiliki peran besar dalam pergerakan wisata, termasuk bagi kawasan Flores.
Bagaimana posisi Manggarai Barat?
Manggarai Barat mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang sebesar 73,53 persen pada Juli 2025, menurut BPS. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara kabupaten yang disebut dalam rilis BPS untuk bulan itu.
Tingkat penghunian kamar mengukur persentase kamar hotel berbintang yang terjual atau terisi, bukan jumlah wisatawan dan bukan pula jumlah perjalanan. Karena itu, indikator ini lebih tepat untuk membaca pemanfaatan akomodasi.
Apakah pintu masuk menentukan gambaran pariwisata Flores?
Pada Juli 2025, sebanyak 83,61 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke NTT masuk melalui pintu darat, sedangkan pintu udara menyumbang 15,10 persen dan pintu laut 1,29 persen, menurut BPS.
Komposisi itu adalah statistik NTT secara keseluruhan. Angka tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan komposisi akses wisatawan ke Labuan Bajo tanpa data khusus pintu masuk atau kabupaten.
Kesimpulannya apa?
Jawaban singkatnya: pariwisata Flores bagian barat berada dalam pasar NTT yang didominasi perjalanan domestik, sementara Manggarai Barat menonjol dalam pemanfaatan hotel berbintang. Namun, setiap angka harus dibaca sesuai wilayah dan indikator yang diukur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kota Labuan Bajo
Puncak Waringin Labuan Bajo: Lokasi, Daya Tarik, dan Jam Kunjung
Puncak Waringin Labuan Bajo merupakan titik pandang kota yang menghadap pelabuhan dan laut, sekaligus ruang ekonomi kreatif dengan unsur arsitektur Ma…
Paling ramai di Flores Raya

Baca juga





