Mengapa Pemulihan Ekonomi Flores Tak Cukup Mengandalkan Wisata
Gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026 mengganggu usaha, distribusi barang, pariwisata, dan produksi pertanian di Flores. Pemulihan perlu memperkuat sektor lain.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Flores — Gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 mengganggu usaha warga, perjalanan wisatawan, distribusi barang, transportasi, dan produksi pertanian. Kondisi itu membuat pemulihan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan wisata.
Kerusakan fasilitas usaha menyebabkan banyak usaha warga tutup sementara atau berhenti berproduksi. Pada saat yang sama, wisatawan menunda perjalanan, sementara kerusakan infrastruktur menghambat transportasi dan distribusi barang. Aktivitas produksi pertanian, yang menjadi salah satu sumber utama mata pencaharian masyarakat Flores, juga terganggu.
Mengapa pemulihan Flores perlu melampaui wisata
Pariwisata penting bagi Flores, tetapi laporan RRI menggambarkan guncangan yang menjalar ke beberapa bagian ekonomi sekaligus. Gangguan produksi, distribusi, konsumsi, dan mobilitas masyarakat dapat menekan pendapatan warga serta mendorong kenaikan harga barang tertentu.
Analisis tersebut mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam peta kapasitas adaptif 2024. Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur berada dalam kelompok Low-Low. Data itu menjadi konteks penting ketika pemerintah daerah menyusun pemulihan yang tidak bertumpu pada satu sektor.
Langkah yang disebut dalam laporan meliputi rehabilitasi jalan dan jembatan, jaringan listrik, air bersih, telekomunikasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, pasar, perdagangan, drainase, sanitasi, dan irigasi pertanian. Usaha mikro dan kecil juga memerlukan dukungan modal, pengadaan kembali sarana-prasarana, pendampingan, serta peningkatan kapasitas.
Dalam jangka pendek, pemerintah perlu menyesuaikan anggaran untuk kebutuhan tanggap darurat sekaligus pemulihan pascabencana. Strategi itu diarahkan untuk memulihkan produksi dan memperkuat jaringan ekonomi lokal, sehingga pemulihan Flores mencakup usaha warga, pertanian, perdagangan, transportasi, dan wisata.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Sosial & Kemanusiaan
BPBD Manggarai Mencatat Lima Huntara Telah Selesai
BPBD Kabupaten Manggarai mencatat lima huntara selesai dari alokasi 189 unit per 30 September 2026. Sebanyak 184 unit masih berada dalam berbagai taha…
Terbaru di Analisis

Berita utama hari ini

Baca juga





