Mengapa 240 Keluarga Manggarai Barat Memilih Hunian Sementara?
Sebanyak 240 keluarga terdampak gempa di Manggarai Barat memilih huntara. Warga dengan rumah rusak berat yang tidak memilihnya dapat menerima Dana Tunggu Hunian Rp600.000 per bulan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pada 28 September 2026, sebanyak 240 keluarga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat memilih hunian sementara sambil menunggu hunian tetap. Pemerintah menyampaikan pilihan itu bagi warga dengan rumah rusak berat.
Warga yang rumahnya rusak berat memiliki dua opsi. Mereka dapat menempati hunian sementara, atau menerima Dana Tunggu Hunian sebesar Rp600.000 per bulan untuk menyewa rumah sampai hunian tetap tersedia. Dana tersebut dibayarkan setiap tiga bulan.
Hunian sementara bagi 240 keluarga akan dibangun di lahan yang ditentukan warga terdampak. Bangunan itu dirancang berukuran sekitar 4 x 6 meter, dengan kamar tidur, ruang tamu, dan dapur.
Pilihan hunian menentukan kebutuhan warga di Manggarai Barat
Informasi ini penting bagi pembaca di Labuan Bajo dan kecamatan-kecamatan lain di Manggarai Barat karena pilihan huntara atau Dana Tunggu Hunian berkaitan langsung dengan tempat tinggal keluarga yang rumahnya rusak berat. Penempatan huntara juga bergantung pada lahan yang disepakati warga terdampak.
Data kerusakan rumah masih dapat berubah karena gempa susulan. Laporan yang sama menyebut Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi sebelumnya mengatakan 6.657 rumah telah diverifikasi rusak akibat gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Pemerintah menawarkan Dana Tunggu Hunian kepada warga yang tidak memilih huntara. Sementara itu, keluarga yang memilih huntara menunggu pembangunan bangunan sementara sebelum hunian tetap tersedia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata & TN Komodo
BMKG Catat Gelombang Sedang di Selat Sape Selatan
BMKG mencatat potensi gelombang sedang setinggi 1.3m di Selat Sape bagian selatan. Prakiraan gelombang sedang juga berlaku pada 29–30 September 2026.
Terbaru di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga





