Kabar Labuan Bajo

Selasa, 20 Oktober 2026

KRI Pulau Fani-731 Perkuat Pencarian KM Feronia di Labuan Bajo

KRI Pulau Fani-731 dan tujuh penyelam Koarmada II memperkuat pencarian korban KM Feronia di TN Komodo pada hari ketujuh. Operasi diperpanjang tiga hari.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong bangunan yang sepi dan kosong dalam foto hitam putih dengan cahaya di ujungnya.
Ilustrasi: Lorong bangunan yang sepi dan kosong dalam foto hitam putih dengan cahaya di ujungnya. · Foto: Francesco Ungaro / Pexels

Labuan Bajo — KRI Pulau Fani-731 dikerahkan pada hari ketujuh pencarian korban KM Feronia di perairan Taman Nasional Komodo, Senin, 19 Oktober 2026. Kapal tersebut bergerak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk mendukung pencarian bawah air.

Operasi ini juga diperkuat tujuh personel penyelam dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air Koarmada II. Pencarian diarahkan untuk menemukan Veronica Beatrix Jessica, 23 tahun, satu-satunya korban yang masih belum ditemukan setelah KM Feronia tenggelam.

Tim menggunakan kemampuan pemindaian bawah air KRI Pulau Fani-731. Hingga hari ketujuh, korban belum ditemukan. Operasi kemudian diperpanjang selama tiga hari, mulai Selasa, 20 Oktober 2026, setelah evaluasi pencarian dan permintaan keluarga korban.

Pencarian memengaruhi keselamatan pelayaran di TN Komodo

Bagi warga, pelaku wisata, dan operator kapal di Labuan Bajo, pengerahan armada militer serta penyelam menandai pencarian yang berfokus pada bawah laut, bukan sekadar penyisiran permukaan. Aktivitas pelayaran di area operasi perlu mengikuti arahan petugas dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo.

KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, kawasan Taman Nasional Komodo, pada Selasa petang, 13 Oktober 2026. Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dan sebelumnya memakai sonar serta peralatan bawah air. Sampai evaluasi hari ketujuh, keberadaan korban masih belum diketahui.

Pencarian dijadwalkan berlanjut hingga Kamis, 22 Oktober 2026. Perkembangan berikutnya bergantung pada hasil penyisiran permukaan dan pemeriksaan bawah air di sekitar lokasi kejadian.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.