Kabar Labuan Bajo

Senin, 12 Oktober 2026

Kementerian PU Periksa 1.989 Bangunan Pascagempa Flores

Kementerian PU memeriksa 1.989 bangunan dan prasarana di delapan kabupaten di Flores. Sarana air bersih dan sanitasi masih disiagakan hingga 7 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tiga helm proyek bertumpuk di tepi lantai beton dengan latar belakang gedung perkotaan yang buram.
Ilustrasi: Tiga helm proyek bertumpuk di tepi lantai beton dengan latar belakang gedung perkotaan yang buram. · Foto: Khwanchai Phanthong / Pexels

Flores — Pada 12 Oktober 2026, Kementerian Pekerjaan Umum memperluas pemeriksaan pascagempa hingga mencakup 1.989 bangunan dan prasarana di delapan kabupaten. Hingga 7 Oktober 2026, kementerian masih menyiagakan sarana tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi warga di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Sarana yang disiagakan meliputi 20 mobil tangki air, 97 hidran umum, 17 toilet portabel, tiga mobil tinja atau vakum, dua mobil instalasi pengolahan air, dua tangki biority, dua dump truck, dan satu mobil toilet. Pemeriksaan bangunan mencakup fasilitas kesehatan, sekolah, perkantoran, tempat ibadah, serta sarana air minum dan sanitasi.

Hasil pemeriksaan dipakai untuk menentukan apakah bangunan aman digunakan kembali, hanya dapat digunakan secara terbatas, atau tidak aman. Kementerian PU juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak.

Pemeriksaan 1.989 bangunan menentukan keamanan layanan publik Flores

Bagi warga dan pelaku perjalanan di Flores, pemeriksaan ini berkaitan langsung dengan keamanan penggunaan fasilitas umum dan pemulihan layanan dasar. Sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, tempat ibadah, serta sarana air minum dan sanitasi menjadi bagian dari objek yang diperiksa.

Kementerian PU telah menangani 1.024 infrastruktur terdampak di delapan kabupaten atau kota hingga 5 Oktober 2026. Penanganan itu mencakup konektivitas, layanan sumber daya air, serta prasarana dasar masyarakat. Pemulihan berlangsung bertahap, sementara kebutuhan darurat dan verifikasi kondisi bangunan masih berjalan.

Kementerian PU menyatakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan. Belum ada jadwal penghentian sarana tanggap darurat atau batas waktu penyelesaian seluruh pemeriksaan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores Raya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.