Kabar Labuan Bajo

Selasa, 6 Oktober 2026

Harga Cabai Pasar Wae Sambi Labuan Bajo Naik Jadi Rp60 Ribu

Harga cabai di Pasar Wae Sambi, Labuan Bajo, naik sekitar Rp10 ribu menjadi sekitar Rp60 ribu per kilogram. Kenaikan ini menambah beban belanja harian warga.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan cabai merah segar yang tampak mengkilap dari jarak dekat.
Ilustrasi: Tumpukan cabai merah segar yang tampak mengkilap dari jarak dekat. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Labuan Bajo — Harga cabai di Pasar Wae Sambi, Labuan Bajo, Manggarai Barat, naik menjadi sekitar Rp60 ribu per kilogram pada 5 Oktober 2026. Harga tersebut meningkat sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan kisaran sebelumnya yang berada di angka Rp50 ribu.

Kenaikan harga cabai menambah pengeluaran warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perubahan harga itu membuat belanja harian masyarakat menjadi lebih berat, terutama bagi warga yang membeli cabai sebagai salah satu bahan kebutuhan penting.

Kenaikan cabai menekan belanja warga Labuan Bajo

Cabai merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat. Harga sekitar Rp60 ribu per kilogram di Pasar Wae Sambi menunjukkan adanya kenaikan dari kisaran sebelumnya. Selisih harga sekitar Rp10 ribu per kilogram membuat warga perlu menyesuaikan pengeluaran ketika mengatur belanja harian.

Pedagang menyesuaikan harga jual untuk menutup biaya pembelian dan operasional. Penyesuaian itu dilakukan ketika harga cabai meningkat dari sekitar Rp50 ribu menjadi sekitar Rp60 ribu per kilogram. Kondisi tersebut berdampak pada harga yang dibayar warga saat membeli cabai di Pasar Wae Sambi.

Kenaikan harga berlaku untuk cabai di Pasar Wae Sambi, Labuan Bajo. Perubahan itu menambah beban belanja harian warga dan membuat kebutuhan rumah tangga memerlukan pengeluaran lebih besar dibandingkan sebelumnya. Harga cabai sekitar Rp60 ribu per kilogram menjadi patokan bagi pembelian di pasar tersebut pada 5 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.