Gempa Susulan M4,0 Mengguncang Manggarai, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa susulan M4,0 mengguncang Kabupaten Manggarai pada 7 Oktober 2026 pukul 10:09:28 WIB. Pusatnya berada 61 km di utara Ruteng dan tidak berpotensi tsunami.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Manggarai — Gempa susulan magnitudo M4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu siang, 7 Oktober 2026. BMKG mencatat kejadian ini berlangsung pukul 10:09:28 WIB dan dirasakan warga di Kabupaten Manggarai pada skala III-IV MMI.
Pusat gempa berada di laut, 61 kilometer di utara Ruteng, dengan kedalaman 7 kilometer. Hasil pemodelan BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Menurut analisis BMKG, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust. Kejadian tersebut termasuk rangkaian susulan gempa bumi M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026.
Gempa Manggarai tidak berpotensi tsunami, warga diminta tetap waspada
Informasi ini relevan bagi warga Manggarai dan pengunjung yang berada di Ruteng maupun wilayah Flores. Meski tidak memicu potensi tsunami, guncangan pada skala III-IV MMI dapat dirasakan masyarakat sehingga pemeriksaan kondisi bangunan tetap diperlukan, terutama setelah gempa.
Hingga 7 Oktober 2026 pukul 10:18:00 WIB, pemantauan BMKG mencatat 20.277 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M6,2. BMKG menyatakan akan terus memonitor aktivitas gempa dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada pemangku kepentingan serta masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Hukum & Kriminal
Dua Desa Manggarai Mendapat Pengamanan Tambahan Menjelang Pilkades
Polres Manggarai memperkuat pengamanan di Desa Timbu dan Desa Riung menjelang Pilkades Serentak pada 8 Oktober 2026. Pengamanan berlanjut sampai selur…
Paling ramai di Flores Raya

Baca juga




