Gempa 4,7 Guncang Flores, Getaran Terasa di Labuan Bajo
Gempa magnitudo 4,7 mengguncang Flores pada Minggu sore, 4 Oktober 2026. Getaran terasa di Labuan Bajo dan Manggarai Barat, sementara BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Gempa bumi magnitudo 4,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu sore, 4 Oktober 2026. Gempa terjadi pukul 17.13 Wita dan getarannya terasa di Labuan Bajo serta Manggarai Barat.
Guncangan membuat pasien di lantai dua Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo terbangun dari tempat tidur. Seorang pasien sempat berniat keluar ruangan, tetapi tidak melanjutkan niat itu setelah guncangan berhenti. Sejumlah penunggu pasien kemudian terlihat berada di lorong lantai dua rumah sakit.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut, 40 kilometer utara Ruteng, Manggarai, pada kedalaman 10 kilometer. Episenternya tercatat pada koordinat 8,25 LS dan 120,42 BT. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Getaran perlu diwaspadai warga Labuan Bajo
Informasi ini penting bagi warga dan pengunjung Labuan Bajo karena getaran terasa di kawasan kota dan Manggarai Barat. Warga perlu tetap tenang, memperhatikan kondisi bangunan, serta menghindari bagian bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan.
Gempa dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan skala intensitas II-III MMI. Pada tingkat itu, getaran dapat dirasakan nyata oleh beberapa orang dan menyerupai sensasi truk sedang melintas. BMKG mengaitkan gempa dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust dan menyebutnya sebagai rangkaian susulan gempa bumi M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026.
Hingga Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 17:20:00 WIB, BMKG mencatat 19.770 aktivitas gempa bumi susulan sejak gempa utama tersebut. BMKG menyatakan pemantauan akan terus dilakukan dan meminta masyarakat menghindari isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Data Mabar
Ombudsman Pantau Sekolah, Rumah Sakit, dan Huntara di Manggarai
Ombudsman RI memantau layanan publik pascagempa di Manggarai dan Manggarai Barat pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Pemeriksaan mencakup sekolah…
Paling ramai di Flores Raya

Baca juga





