Kabar Labuan Bajo

Rabu, 30 September 2026

Ekonomi Manggarai Barat Tumbuh 6,07 Persen pada Triwulan II

Data BPS Triwulan II 2026 mencatat ekonomi Manggarai Barat tumbuh 6,07 persen. Hingga 31 Agustus 2026, penyaluran APBN Manggarai Raya dan Ngada mencapai Rp3,06 triliun.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara tumpukan kontainer warna-warni di area pelabuhan peti kemas.
Ilustrasi: Pemandangan udara tumpukan kontainer warna-warni di area pelabuhan peti kemas. · Foto: MINEIA MARTINS / Pexels

Manggarai Barat — Ekonomi Manggarai Barat pada Triwulan II 2026 tumbuh 6,07 persen. Realisasi penyaluran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Manggarai Raya dan Ngada hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp3,06 triliun, atau 71,47 persen dari pagu.

Manggarai Barat menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi 6,07 persen dalam kinerja fiskal dan ekonomi kawasan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat tingkat kemiskinan Manggarai Barat sebesar 16,09 persen.

Angka ekonomi dan APBN penting bagi warga Manggarai Barat

Bagi pembaca di Labuan Bajo, angka pertumbuhan ekonomi membantu membaca perubahan kegiatan ekonomi di kabupaten yang mencakup kawasan Komodo, Boleng, Lembor, dan Macang Pacar. Sementara itu, realisasi APBN menunjukkan perkembangan penyaluran anggaran pemerintah di Manggarai Raya dan Ngada sampai 31 Agustus 2026.

Realisasi Rp3,06 triliun tersebut setara dengan 71,47 persen dari pagu anggaran. Angka itu berlaku untuk wilayah Manggarai Raya dan Ngada, bukan hanya Kabupaten Manggarai Barat. Karena itu, data APBN perlu dibaca sebagai capaian kawasan yang mencakup beberapa kabupaten.

Untuk Manggarai Barat, pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2026 tercatat 6,07 persen. Di sisi sosial, data BPS 2025 mencatat tingkat kemiskinan sebesar 16,09 persen. Kedua angka ini memberi konteks berbeda: pertumbuhan mengukur perkembangan ekonomi, sedangkan kemiskinan menggambarkan kondisi kesejahteraan penduduk.

Tidak ada langkah lanjutan tertentu setelah capaian hingga 31 Agustus 2026. Data berikutnya diperlukan untuk melihat apakah penyaluran APBN dan pertumbuhan ekonomi berlanjut pada periode selanjutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Mabar

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.