Kabar Labuan Bajo

Rabu, 7 Oktober 2026

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Flores

BMKG memperingatkan potensi gelombang 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 7–10 Oktober 2026. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak laut menghantam tebing karang di bawah langit mendung gelap.
Ilustrasi: Ombak laut menghantam tebing karang di bawah langit mendung gelap. · Foto: Bonnie Moreland / stocksnap (Openverse), CC0

Flores — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia yang berlaku 7 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Peringatan ini perlu diperhatikan nelayan dan pengguna transportasi laut yang beraktivitas di sekitar Flores, Labuan Bajo, dan Komodo.

BMKG menyebut gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia, terutama kawasan Samudra Hindia. Laporan yang tersedia tidak merinci ketinggian gelombang khusus untuk setiap perairan di sekitar Labuan Bajo, Komodo, atau Flores.

Informasi BMKG juga menjelaskan pola angin di Indonesia. Di wilayah utara ekuator, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 7–20 knot. Di wilayah selatan ekuator, angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot. Angin yang lebih kuat terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga selatan Banten.

Peringatan BMKG menyangkut keselamatan pelayaran

BMKG mengingatkan pengguna transportasi laut dan nelayan agar mewaspadai kondisi gelombang karena dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran. Dalam imbauannya, perahu nelayan berisiko ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri berisiko pada kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Nelayan, awak kapal, dan warga yang hendak beraktivitas di laut disarankan memperhatikan informasi cuaca serta gelombang terkini dari BMKG dan menyesuaikan kegiatan dengan kondisi perairan. Peringatan ini berlaku sampai 10 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.