Kabar Labuan Bajo

Kamis, 15 Oktober 2026

Apa yang Dicari Tim SAR pada Hari Kedua KM Feronia di Tatawa

Operasi hari kedua KM Feronia di Pulau Tatawa melibatkan 63 personel, penyisiran permukaan, dan penyelaman. Satu penumpang masih dicari setelah 29 orang selamat.

Oleh

· 2 menit baca

Labuan Bajo — Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian satu penumpang KM Feronia yang masih hilang di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kapal itu tenggelam sehari sebelumnya setelah mengangkut 30 orang.

Operasi hari kedua dimulai dengan briefing dan pemeriksaan personel serta peralatan pada pukul 06.00 WITA. Tim bergerak menuju lokasi pada pukul 07.00 WITA menggunakan sejumlah armada laut, termasuk RIB Pos SAR Manggarai Barat, RBB Lanal Labuan Bajo, RBB KSOP Labuan Bajo, dan Sea Rider KP Bima milik Polair Baharkam Polri.

Sebanyak 63 personel SAR Gabungan dikerahkan. Penyisiran dilakukan di permukaan laut sekitar lokasi kejadian, disertai penyelaman untuk mencari korban yang belum ditemukan. Korban tersebut bernama Veronica Beatrix Jessica, perempuan berusia 23 tahun dan warga negara Indonesia.

Data operasi menyebut KM Feronia membawa 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan 5 anak buah kapal. Sebanyak 29 orang telah dinyatakan selamat, sedangkan satu penumpang masih dicari.

Pencarian berlanjut untuk memastikan keselamatan pelayaran Tatawa

Peristiwa ini menjadi perhatian langsung bagi wisatawan, awak kapal, dan pelaku perjalanan laut dari Labuan Bajo menuju kawasan pulau-pulau di Manggarai Barat. Pulau Tatawa berada dalam jalur pelayaran wisata, sehingga kecelakaan tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan kondisi laut dan kesiapan penyelamatan sebelum kapal bergerak.

Pada hari pertama, pencarian terkendala jarak pandang terbatas dan arus laut yang kuat. Karena itu, operasi dihentikan sementara pada Selasa sore dan dijadwalkan berlanjut pada hari kedua. Unsur yang terlibat meliputi Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo, Satpolair Polres Manggarai Barat, Gahawisri, P3KOM, serta Polair Baharkam Polri.

KM Feronia tercatat sebagai kapal wisata tradisional jenis pinisi dengan tonase 51 gross ton. Laporan penyelamatan menyebut seluruh 29 orang lainnya berhasil dievakuasi, sementara operasi hari kedua difokuskan pada pencarian satu korban melalui penyisiran permukaan dan penyelaman.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata & TN Komodo

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.