Kabar Labuan Bajo

Rabu, 30 September 2026

Aksi Polres dan IASI Jangkau 1.358 Warga di Manggarai Barat

Polres Manggarai Barat dan IASI menjangkau 1.358 warga terdampak gempa selama lima hari di Boleng, Komodo, dan Mbeliling. Pemantauan kesehatan berkala akan dilanjutkan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Manggarai Barat — Laporan 30 September 2026 menyebut Polres Manggarai Barat bersama Ikatan Alumni Serviam Indonesia (IASI) menjangkau 1.358 warga terdampak gempa selama lima hari, 21 hingga 25 September 2026, di Kecamatan Boleng, Komodo, dan Mbeliling.

Aksi kemanusiaan itu memadukan pelayanan kesehatan, trauma healing, edukasi kesehatan, serta penyaluran bantuan logistik. Kegiatan dimulai pada Senin, 21 September 2026, di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng. Di lokasi tersebut, 215 warga menerima pelayanan kesehatan, edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan guru.

Pada Selasa, 22 September 2026, tim bergerak ke Dusun Capi, Kecamatan Komodo. Sebanyak 115 warga menerima pelayanan medis dasar dan bantuan bahan pokok. Rangkaian berikutnya berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, di Desa Melo, Kecamatan Mbeliling, serta dua lokasi di Batu Cermin, yakni Asrama Putri Arnoldus Yansen dan Asrama Seminari Ketentang.

Pemantauan kesehatan berlanjut di lokasi terdampak

Rangkaian layanan ditutup pada Jumat, 25 September 2026, dengan penyaluran perlengkapan tidur dan paket nutrisi di TK Pembina, Pesantren Al-Akbar, serta Asrama Seminari Labuan Bajo. Bantuan yang disalurkan selama kegiatan mencakup 200 paket sembako, 70 kasur spons lipat, 700 selimut, 520 handuk dan perlengkapan kebersihan, 50 sarung, 10 karpet, serta puluhan dus biskuit dan susu nutrisi anak.

Menurut laporan tersebut, pemantauan kesehatan berkala akan dilanjutkan, terutama di pesantren dan asrama sekolah yang terdampak gempa. Kelanjutan ini membuat layanan tidak berhenti pada pembagian bantuan, tetapi tetap menyentuh kebutuhan kesehatan warga dan penghuni fasilitas pendidikan di tiga kecamatan.

Bagi warga Boleng, Komodo, dan Mbeliling, informasi lokasi layanan menjadi penting karena kegiatan sebelumnya menyasar titik-titik berbeda, dari dusun dan desa hingga asrama serta pesantren. Pendampingan psikososial, pemeriksaan kesehatan, edukasi PHBS, dan bantuan kebutuhan dasar diberikan sesuai kondisi di lapangan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Sosial & Kemanusiaan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.